Menu

Mode Gelap

News · 15 Sep 2025 01:56 WITA

Polisi Selidiki Kecelakaan Maut Bus Rombongan RSBS Jember di Bromo, 8 Orang Tewas


 Polisi Selidiki Kecelakaan Maut Bus Rombongan RSBS Jember di Bromo, 8 Orang Tewas Perbesar

SOALINDONESIA–PROBOLINGGO Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur menerjunkan tim gabungan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut bus rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember di Jalan Raya Bromo, Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/9/2025).

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, AKBP Septa Firmansyah, mengatakan penyelidikan dilakukan menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

“Dengan TAA, kami bisa menelusuri kecepatan, posisi, hingga detik-detik terakhir sebelum bus itu berhenti. Ada 10 titik analisis yang kami gunakan. Kalau tak ada kendala, hasil segera bisa diketahui paling lambat tiga hari,” ujarnya, dikutip dari Antara.

READ  Polisi Bongkar Makam Bocah SD Korban Dugaan Bullying di Wonosobo, Autopsi Dilakukan Ungkap Penyebab Kematian

Kronologi Kecelakaan

Bus Hino IND’S 88 Nopol P-7221-UG yang dikemudikan Al Bahri dengan kernet Mergi membawa 52 penumpang keluarga karyawan RSBS Jember. Saat melintas di Jalan Raya Bromo, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, bus mengalami rem blong pada kondisi jalan menurun dan menikung.

Bus kemudian oleng ke kanan, menabrak pembatas jalan (guardrail), lalu menghantam sepeda motor bernopol N-2856-OE.

Akibat kecelakaan tersebut, delapan orang meninggal dunia di lokasi, sedangkan puluhan lainnya mengalami luka berat dan ringan. Para korban dirawat di RSUD dr Moh. Saleh, RSU Ar-Rozy, RSU Tongas, Puskesmas Sukapura, Lumbang, dan Wonomerto.

READ  Bareskrim Polri Naikkan Status Kasus Pencemaran Radioaktif Cs-137 di Cikande ke Tahap Penyidikan

Identitas Korban

Hasil identifikasi sementara, korban meninggal dunia antara lain:

1. Hesty P (ahli gizi RSBS)

2. Arti (perawat hemodialisis RSBS)

3. Hendra CS (karyawan RSBS)

4. Istri Hendra CS

5. Anak Hendra CS

6. Anak perawat Maria

Sementara dua korban lainnya masih dalam proses identifikasi.

Tiga korban yang meninggal diketahui satu keluarga, yakni Hendra bersama istri dan anaknya.

Penanganan Korban

Sebanyak 23 ambulans dikerahkan untuk membawa delapan jenazah dan 15 korban luka ke RSBS Jember. Namun, dua korban dengan kondisi kritis masih dirawat intensif di RSUD dr Moh. Saleh dan RSUD Tongas.

READ  Kapuspen TNI: Aksi Anarkis Saat Demo Terlihat Terlatih dan Terorganisasi

Polisi memastikan proses penyelidikan terus berjalan. “Kami masih mendalami penyebab teknis dan nonteknis. Semoga dalam beberapa hari ke depan hasil TAA bisa menjelaskan secara detail,” kata AKBP Septa.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Wamendagri Bima Arya Ajak ASN Jaga Kerendahan Hati dan Silaturahmi sebagai Kunci Kesuksesan

30 November 2025 - 22:37 WITA

Gus Yahya Tegaskan Masih Sah Menjabat Ketua Umum PBNU: “Hanya Muktamar yang Bisa Mengganti”

30 November 2025 - 22:10 WITA

Sejumlah Minimarket di Sibolga Dijarah, Polisi Tangkap 16 Pelaku

30 November 2025 - 22:00 WITA

Titiek Soeharto dan Didit Prabowo Tinjau Korban Banjir Bandang di Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Mengalir

30 November 2025 - 18:26 WITA

Kemenhub Cabut Status Internasional Bandara Khusus PT IMIP Morowali

30 November 2025 - 18:16 WITA

Polisi Jadwalkan Gelar Perkara Khusus Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

30 November 2025 - 17:59 WITA

Trending di News