Menu

Mode Gelap

News · 17 Sep 2025 18:31 WITA

Presiden Prabowo Lantik Angga Raka Jadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah


 Presiden Prabowo Lantik Angga Raka Jadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Angga Raka sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BKP) dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025). Meski menduduki jabatan baru, Angga memastikan dirinya tetap menjalankan peran sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi).

“(Masih) di Wamenkomdigi, karena fungsi di Wamenkomdigi masih di komunikasi publik kan, dan ada juga di bawahnya kita mengkoordinasikan lembaga-lembaga penyiaran, lembaga komunikasi publik. Jadi intinya itu perkuatan di bidang komunikasi,” kata Angga usai pelantikan.

Angga menjelaskan, BKP merupakan lembaga non-struktural sehingga tidak setingkat kementerian. Oleh karena itu, jabatannya sebagai Wamenkomdigi tetap melekat.

READ  Kemensos Siapkan 15 Ribu Laptop untuk Siswa Sekolah Rakyat, 143 Guru PPPK Mundur

“Kan dikatakan setingkat kementerian itu bukan lembaganya, karena ini kan lembaga non-struktural. Makanya saya tetap posisinya sebagai Wamenkomdigi, merangkap sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah,” ujarnya.

Transformasi dari Kantor Komunikasi Kepresidenan

Menurut Angga, BKP bukanlah lembaga baru, melainkan hasil transformasi dari Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO). Presiden Prabowo memberikan mandat agar badan ini memperkuat koordinasi dan komunikasi antar-kementerian/lembaga serta mengawal penyampaian program unggulan pemerintah ke publik.

“Jadi kita perkuat komunikasi agar semua program-program Bapak Presiden tersampaikan dengan baik kepada publik dan kita juga sebagai jembatan suara-suara publik yang ada di media,” jelasnya.

READ  Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Integritas Jaksa Muda dalam Upacara Penutupan PPPJ

Selain menyampaikan pesan pemerintah, BKP juga ditugaskan mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus memastikan kebijakan Presiden dapat terkoordinasi dengan selaras di antara kementerian dan lembaga.

Hindari Tumpang Tindih Narasi

Angga menekankan, kehadiran BKP akan menjadi garda depan komunikasi pemerintah, termasuk berfungsi sebagai juru bicara resmi. Tujuannya, agar tidak terjadi perbedaan atau tumpang tindih dalam penyampaian kebijakan publik.

“Jadi tidak ada tumpang tindih, tidak ada salah narasi. Intinya hanya perkuatan di bidang komunikasi,” tegasnya.

Pelantikan ini melanjutkan reshuffle Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo pada 8 September 2025, di mana sejumlah menteri dan wakil menteri baru resmi dilantik untuk memperkuat kinerja pemerintahan.

READ  Reshuffle Kabinet: Prabowo Lantik Sejumlah Menteri Baru di Istana Negara
Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Sinkhole di Limapuluh Kota Keluarkan Air Jernih Kebiruan, Ahli Ungkap Penyebabnya

10 Januari 2026 - 11:59 WITA

BREAKING NEWS: KPK OTT Pegawai Pajak Kantor Pajak Jakarta Utara

10 Januari 2026 - 11:31 WITA

Kematian Arya Daru Dihentikan Polisi, Keluarga Pertanyakan Transparansi Penyelidikan

10 Januari 2026 - 11:19 WITA

Kejati Sulsel Tangkap Jaksa Gadungan dan Oknum PPPK BPBPK dalam OTT

10 Januari 2026 - 11:10 WITA

Mantan Kajari Bekasi Eddy Sumarman Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara

9 Januari 2026 - 23:41 WITA

KPK Dalami Aliran Uang dari Ade Kuswara Kunang ke Wakil Ketua DPRD Bekasi

9 Januari 2026 - 22:54 WITA

Trending di News