Menu

Mode Gelap

Kriminal · 17 Nov 2025 19:54 WITA

Rekonstruksi Penganiayaan dan Pembunuhan Kacab Bank Ilham Pradipta Ungkap Jeritan Minta Tolong hingga Detik Akhir Korban


 Rekonstruksi Penganiayaan dan Pembunuhan Kacab Bank Ilham Pradipta Ungkap Jeritan Minta Tolong hingga Detik Akhir Korban Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Rekonstruksi kasus penculikan dan pembunuhan Muhammad Ilham Pradipta (37), Kepala Cabang sebuah bank di Jakarta, mengungkap sejumlah fakta baru yang menggambarkan betapa mencekamnya detik-detik terakhir korban sebelum ditemukan tewas di kawasan Kabupaten Bekasi. Rekonstruksi digelar di Polda Metro Jaya, Senin (17/11/2025), dengan menampilkan total 57 adegan.

Korban Sempat Berteriak “Tolong, Ini Penculikan”

Dalam reka ulang, terungkap bahwa Ilham sempat mencoba melawan ketika para pelaku memindahkannya dari mobil Avanza putih ke Fortuner hitam di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Pada saat itulah korban berteriak keras meminta pertolongan.

“Tolong, ini penculikan,” teriak Ilham, yang kemudian langsung dibekap oleh para tersangka agar tak terdengar oleh warga.

Adegan pemindahan ini melibatkan sejumlah pelaku, termasuk tersangka Umri sebagai pengemudi Fortuner, serta dua anggota TNI, Johanes Joko dan Serka Mochamad Nasir. Rekonstruksi juga memperlihatkan momen ketika Ilham berusaha menggigit tangan salah satu pelaku sebagai bentuk perlawanan terakhirnya.

READ  Truk Pengangkut Jeruk Disulap Jadi Tempat Sembunyi Sabu, Polres Jakpus Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Provinsi

Usulan Memutar ke Tanjung Priok Ditolak

Penyidik Subdit Jatanras Polda Metro Jaya memaparkan bahwa dalam perjalanan, sempat muncul ide untuk membawa korban berputar lebih jauh ke arah Tanjung Priok. Namun usulan tersebut ditolak oleh tersangka Erasmus, yang menganggap penahanan korban terlalu lama dapat meningkatkan risiko.

Korban kemudian dipaksa dalam posisi tertelungkup di tengah mobil. Meski terlihat melemah, penyidik menyebut Ilham masih terdengar mengerang dan bergerak.

“Korban terdiam… namun sesekali masih mengerang dan menggerakkan lengan,” ujar penyidik saat membacakan adegan.

Sebelum pintu mobil tertutup, korban bahkan ditendang dua kali pada bagian paha oleh salah satu pelaku.

READ  Polisi Bongkar Enam Klaster Sindikat Narkoba di DWP Bali, Selebgram DF Masuk Daftar Tersangka

Uang Bayaran Rp 45 Juta Dibagikan ke Para Eksekutor

Setelah proses pemindahan korban selesai, tersangka Kopda Feri menyerahkan uang Rp 45 juta kepada Erasmus. Uang itu disebut sebagai bayaran untuk operasi penculikan, yang kemudian dibagi kepada lima eksekutor.

Di dalam mobil Fortuner, kondisi Ilham semakin kritis. Ia diletakkan di bawah kursi tengah dalam keadaan terikat. Serka Nasir bahkan disebut menyulut tekanan lebih jauh dengan mengikat leher korban menggunakan handuk, sementara di saat tertentu tubuh Ilham diinjak oleh pelaku lain.

Perjalanan menuju arah Cikarang terus berlangsung dengan pergantian sopir kepada tersangka David Setia Darmawan.

Ditemukan Tewas di Semak-Semak Bekasi

Pelaku tiba di sebuah lahan kosong di Kabupaten Bekasi sekitar pukul 00.30 WIB. Di titik tersebut, Serka Nasir kembali melilitkan handuk di leher korban sebelum menyeret tubuh Ilham keluar dari mobil dan membuangnya ke semak-semak.

READ  Penyidikan Pembunuhan Kacab Bank BUMN Kian Menguat, Polisi Tambahkan Pasal Pembunuhan untuk 17 Tersangka

Ketika penyidik menanyakan apakah Ilham masih bernapas saat tubuhnya ditinggalkan, Nasir menjawab singkat,

“Kalau itu saya kurang tahu.”

Beberapa hari kemudian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

57 Adegan Ungkap Rangkaian Kekerasan

Penyidik menjelaskan bahwa total 57 adegan direkonstruksikan untuk memberikan gambaran lengkap mengenai bagaimana para pelaku menculik, memindahkan, menganiaya, hingga akhirnya membuang korban.

“Ada tambahan adegan terkait pemindahan korban, pembagian uang kepada eksekutor, dan perbedaan keterangan dari beberapa tersangka,” ujar penyidik.

Rekonstruksi ini memperkuat temuan penyidik terkait motif, peran masing-masing pelaku, serta kronologi lengkap yang mengarah pada kematian tragis Ilham Pradipta.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Polda Lampung Ungkap Identitas Dua Pencuri Motor Penembak Bripka Arya Supena hingga Tewas

16 Mei 2026 - 00:34 WITA

Korban Kasus Pencabulan di Ponpes Ndholo Kusumo Bertambah, Total Pelapor Jadi 9 Orang

15 Mei 2026 - 01:55 WITA

Dukun Cabul di Pati Gunakan Ritual Threesome untuk Program Kehamilan, Polisi Tangkap Pelaku

12 Mei 2026 - 22:14 WITA

Empat Pelaku Utama Geng Motor di Makassar Ditangkap Polisi, Aksi Brutal Terungkap

5 Mei 2026 - 13:25 WITA

Tersangka Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Mangkir, Polisi Siapkan Langkah Hukum

4 Mei 2026 - 22:18 WITA

Trending di Kriminal