Menu

Mode Gelap

News · 5 Des 2025 04:23 WITA

Titiek Soeharto Minta Penebangan Pohon Besar Dihentikan Usai Banjir di Sumatera


 Titiek Soeharto Minta Penebangan Pohon Besar Dihentikan Usai Banjir di Sumatera Perbesar

Soalindonesia–Jakarta Ketua Komisi IV DPR, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), menegaskan agar penebangan pohon besar dihentikan dan dilakukan dengan tanggung jawab penuh. Pernyataan itu disampaikan usai mengetahui adanya oknum perusahaan yang mengangkut kayu besar tak lama setelah bencana banjir dan longsor di Sumatera.

“Saya minta Bapak Menteri untuk cari tahu siapa perusahaan itu. Dan tolong jangan ada pohon-pohon besar lagi yang ditebangin. Hentikan semua ini,” kata Titiek kepada Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam rapat Komisi IV DPR bersama Kemenhut, Kamis (4/12).

READ  Bareskrim Polri Naikkan Status Kasus Pencemaran Radioaktif Cs-137 di Cikande ke Tahap Penyidikan

Titiek menekankan bahwa pohon besar tidak boleh ditebang tanpa alasan yang jelas, termasuk moratorium atau pelonggaran hutan yang merusak ekosistem. Menurutnya, praktik membuka lahan untuk perkebunan atau pertambangan menyebabkan gundulnya hutan yang berdampak pada lingkungan.

Warga terdampak banjir di Sumatera juga terlihat mengamati tumpukan kayu gelondongan yang terbawa arus, memenuhi sungai hingga hulu.

Menanggapi hal ini, Menhut Raja Juli Antoni memastikan kementeriannya akan melakukan investigasi menyeluruh terhadap kayu-kayu yang terbawa banjir. Tim telah diturunkan untuk menelusuri aliran sungai menggunakan drone dan metode susur sungai demi mendapatkan data valid mengenai asal kayu tersebut.

READ  DPR Respon “17+8 Tuntutan Rakyat”, Dasco Umumkan 5 Langkah Konkret

“Kementerian Kehutanan berkomitmen untuk melakukan investigasi secara tuntas material kayu yang terbawa arus banjir. Ini juga akan menjadi data awal sebelum mencari asal kayu sebenarnya,” ujar Raja Juli.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News