Menu

Mode Gelap

News · 5 Des 2025 03:01 WITA

Wapres Gibran Tinjau Jembatan Anak Laut yang Ambles di Aceh Singkil, Minta Percepatan Pemulihan Infrastruktur


 Wapres Gibran Tinjau Jembatan Anak Laut yang Ambles di Aceh Singkil, Minta Percepatan Pemulihan Infrastruktur Perbesar

Soalindonesia–Aceh–Singkil Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau kondisi Jembatan Anak Laut di Desa Gosong Telaga Barat, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, yang ambles akibat banjir bandang pada Kamis (4/2). Jembatan beton tersebut tersapu arus deras, memutus akses utama masyarakat antarwilayah.

Di lokasi, Wapres melakukan evaluasi langsung kondisi infrastruktur serta mendengarkan laporan teknis dari pemerintah daerah dan tim penanganan bencana.

Akses Terputus, Warga Terpaksa Menyeberang dengan Sampan

Berdasarkan informasi lapangan, pascakerusakan jembatan, warga hanya dapat menyeberangi sungai menggunakan dua perahu sampan yang disiapkan sukarelawan dan aparat. Metode darurat ini dilakukan hingga akses darat dapat dipulihkan.

READ  31 Polisi Luka-Luka, Beberapa Jalani Operasi Usai Demo Ricuh di Jakarta

Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, melaporkan kepada Wapres bahwa banjir dan longsor terjadi akibat hujan ekstrem yang mengguyur wilayah tersebut sejak 19 November 2025.

“Kejadian kebencanaan akibat intensitas hujan yang ekstrem. Menurut sejarah 200 tahun lalu, tidak pernah begini kejadiannya,” ujar Safriadi, seperti dilansir Antara.

Bencana tersebut melanda 9 kecamatan dan 67 desa, merusak permukiman, merusak infrastruktur, dan memaksa ratusan warga mengungsi sebelum kondisi berangsur membaik

Upaya Penanganan: Buka Akses, Salurkan Bantuan, Perbaiki Infrastruktur

Safriadi menjelaskan bahwa pemerintah daerah bersama TNI–Polri terus berupaya membuka akses jalan, memperbaiki jembatan sementara, dan menyalurkan bantuan logistik.

READ  Wapres Gibran Jalani Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Menteng, Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Diri

Banyak akses utama sempat terputus sehingga distribusi bantuan harus dilakukan menggunakan sampan karet dan perahu motor. Kerusakan jembatan dan jalan menjadi hambatan terbesar dalam percepatan pemulihan.

Permintaan Pusat Percepat Pembangunan Tanggul & Perbaikan Jembatan

Pemkab Aceh Singkil memohon agar pemerintah pusat mempercepat pembangunan tanggul pengaman banjir dan memperbaiki jembatan yang rusak. Wilayah tersebut disebut rentan banjir tahunan akibat penurunan permukaan tanah pascagempa Aceh–Nias.

Safriadi juga menyambut baik arahan Wapres Gibran yang memastikan dukungan penuh pemerintah pusat.

“Harapan kami, Aceh Singkil dapat segera pulih. Yang paling mendesak adalah air bersih, logistik, perbaikan akses, dan kelanjutan pembangunan tanggul. Mudah-mudahan bantuan segera terealisasi,” ujarnya.

READ  Korban Hilang Banjir dan Longsor di Sumut Bertambah Jadi 205 Orang

Wapres Bertolak ke Sumut Tinjau Gudang Logistik

Usai kunjungan di Aceh Singkil, Wapres Gibran bertolak melalui Bandar Udara Syekh Hamzah Fansyuri menuju Lanud Soewondo Medan, Sumatera Utara. Di sana, Wapres meninjau gudang logistik untuk memastikan kesiapan bantuan bagi wilayah-wilayah terdampak bencana di Sumatera bagian utara.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Terkait Money Changer dan Isi Brankas di Sentul

18 Juli 2026 - 00:51 WITA

Kuasa Hukum Don Ritto Sebut Rumah Sentul Milik Febrie Dipinjam untuk Operasional Yayasan

18 Juli 2026 - 00:36 WITA

Komisi IX DPR Minta BGN Fokus Benahi Tata Kelola dan Tuntaskan Persoalan Program MBG

18 Juli 2026 - 00:16 WITA

Ketum PPP Dorong Perempuan Dapat Porsi Lebih Besar di Organisasi dan Pemerintahan

17 Juli 2026 - 22:12 WITA

Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung Usai Dilimpahkan Polda Metro Jaya

17 Juli 2026 - 21:43 WITA

OJK Cabut Izin Usaha BPRS Hasanah Mandiri, Dana Nasabah Dijamin LPS

17 Juli 2026 - 17:38 WITA

Trending di News