Soalindonesia–KUPANG – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bekerja lebih keras dalam memperkenalkan partai kepada masyarakat menjelang Pemilu 2029. Menurutnya, PSI telah menetapkan target besar yang tidak hanya sebatas lolos ke DPR RI atau masuk Senayan.
Pesan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang, Sabtu (1/8/2026).
“Target kita bukan hanya target masuk Senayan. Tapi ada target besar yang ingin kita capai. Tapi nggak usah disampaikan di sini,” ujar Jokowi di hadapan para kader PSI.
Jokowi mengungkapkan, PSI telah memiliki perhitungan dan strategi untuk meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029. Ia menilai tingginya antusiasme kader dan masyarakat yang memadati Rakorda di Kota Kupang menjadi sinyal positif bagi perkembangan partai.
“Kalau Rakorda di tingkat Kota Kupang penuh seperti ini, apa yang kita takutkan? Apa yang kita khawatirkan? Saat itu di Lampung juga sama banyak seperti ini juga. Apa yang kita khawatirkan,” katanya.
Selain mengejar target elektoral, Jokowi menekankan pentingnya memperkuat struktur organisasi partai hingga ke tingkat desa. Menurutnya, keberadaan kepengurusan yang solid di seluruh wilayah akan menjadi fondasi utama dalam membangun kekuatan PSI.
“Yang saya targetkan, dari DPRD sampai kepengurusan desa terbentuk dan inilah kekuatan besar Partai Gajah,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyoroti peningkatan perolehan kursi PSI di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia menyebut pada Pemilu 2019 PSI hanya meraih 11 kursi DPRD di NTT, sementara setelah Pemilu 2024 jumlahnya meningkat menjadi 34 kursi.
Peningkatan tersebut dinilai sebagai indikator bahwa dukungan masyarakat terhadap PSI terus bertumbuh. Karena itu, Jokowi optimistis NTT berpotensi menjadi salah satu basis utama PSI dalam menghadapi kontestasi politik pada Pemilu 2029.
Ia pun mengajak seluruh kader untuk terus memperluas jaringan, memperkuat konsolidasi organisasi, dan menjaga semangat kerja di tengah masyarakat agar target besar partai dapat terwujud pada pemilu mendatang.











