Menu

Mode Gelap

News · 4 Nov 2025 23:16 WITA

Puan Maharani: DPR Akan Bahas Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat Whoosh Bersama Pemerintah


 Puan Maharani: DPR Akan Bahas Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat Whoosh Bersama Pemerintah Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat akan segera membahas bersama pemerintah terkait dugaan mark up proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) yang kini tengah diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Puan menyebut pembahasan tersebut akan dilakukan melalui komisi terkait di DPR untuk memastikan tidak terjadi kerugian negara yang berkepanjangan akibat proyek strategis nasional tersebut.

“Whoosh nanti akan dibahas di komisi terkait dengan pemerintah dan akan kita kaji bersama bagaimana secara teknis di pemerintah seperti apa,” kata Puan usai Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (4/11/2025).

DPR Akan Kaji Aspek Keuangan dan Kebijakan Pemerintah

Menurut Puan, pembahasan tidak hanya akan berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pada aspek keuangan dan kebijakan pemerintah dari masa ke masa. Ia menilai penting untuk memahami bagaimana kondisi keuangan negara saat proyek tersebut dimulai hingga kondisi terkini.

READ  Menkeu Purbaya Jelaskan Alasan Beri Ruang Utang bagi Pemda, BUMN, dan BUMD: Untuk Tambal Dana Awal Tahun

“Bagaimana sikap pemerintah, bagaimana situasi keuangan dulu dan sekarang, itu bersama dengan pemerintah kita harus sampaikan apa yang akan terjadi dan sikap pemerintah sekarang supaya jangan sampai terjadi kerugian negara yang berlarut-larut,” ujarnya.

Puan menegaskan DPR memiliki fungsi pengawasan yang harus dijalankan secara menyeluruh agar setiap proyek infrastruktur strategis berjalan transparan, efisien, dan sesuai dengan prinsip akuntabilitas.

KPK Pastikan Penyelidikan Dugaan Mark Up Whoosh Berlanjut

Sebelumnya, KPK memastikan bahwa penyelidikan dugaan mark up proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) masih terus berlanjut. Lembaga antirasuah itu tengah meminta keterangan dari sejumlah pihak yang diduga mengetahui konstruksi perkara tersebut.

READ  Ratusan Ribu Buruh Siap Turun ke Jalan 22 November, Protes Kenaikan UMP 2026 yang Dinilai Terlalu Rendah

“Dari setiap keterangan, informasi, dan konfirmasi yang disampaikan kepada tim penyelidik tentunya akan sangat membantu untuk mengungkap perkara ini,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Jumat (31/10/2025).

Ia menjelaskan bahwa penyelidikan masih dalam tahap pengumpulan bukti dan klarifikasi, sehingga KPK belum dapat membuka detail pihak-pihak yang telah diperiksa.

“Kami pastikan penyelidikan perkara KCIC ini masih terus berprogres. Tim terus melakukan penelusuran dan pengumpulan keterangan terhadap pihak-pihak yang diduga mengetahui perkara ini,” tegas Budi.

Proyek Strategis yang Sarat Sorotan

Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh, yang diresmikan pada 2 Oktober 2023, merupakan proyek transportasi berteknologi tinggi pertama di Indonesia. Namun, proyek ini kerap menuai sorotan karena mengalami pembengkakan biaya (cost overrun) yang disebut mencapai triliunan rupiah dari rencana awal.

READ  KPK Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Travel Asal Yogyakarta Diperiksa

Selain KPK, berbagai lembaga negara seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga pernah menyoroti laporan keuangan proyek tersebut, terutama terkait efisiensi penggunaan dana negara dan kontribusi penyertaan modal pemerintah (PMN).

Dengan langkah KPK dan perhatian DPR, publik kini menantikan hasil penyelidikan untuk memastikan proyek strategis nasional ini benar-benar dijalankan sesuai aturan dan bebas dari praktik korupsi.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional