Menu

Mode Gelap

News · 20 Agu 2025 21:12 WITA

Bupati Pati Sudewo Diduga Terima Suap Rp720 Juta dalam Kasus Proyek Jalur KA DJKA


 Bupati Pati Sudewo Diduga Terima Suap Rp720 Juta dalam Kasus Proyek Jalur KA DJKA Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Bupati Pati Sudewo disebut sebagai salah satu pihak yang menerima aliran dana dalam kasus dugaan suap proyek jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Hingga kini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memanggil Sudewo secara resmi.

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan pihaknya tidak menutup kemungkinan pemanggilan terhadap Sudewo. “Tunggu di KPK,” ujarnya kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (20/8).

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menegaskan kasus ini masih dalam proses penyidikan. “(Tentang dugaan keterlibatan Bupati Pati Sudewo), kita lihat ada prosesnya lah,” kata Fitroh, Sabtu (16/8).

READ  Kapolri Listyo Sigit Lantik Irwasum Baru dan Sejumlah Kapolda

Terima Rp720 Juta, Sudah Dikembalikan ke KPK

Dalam sidang terkait perkara ini, jaksa KPK mengungkapkan bahwa Sudewo diduga menerima Rp720 juta dari total dugaan suap sebesar Rp18,39 miliar. Uang tersebut disebut sebagai bagian dari jatah 0,5 persen dari nilai proyek pembangunan jalur ganda KA Solo Balapan – Kadipiro – Kalioso senilai Rp143,5 miliar.

Asep memastikan Sudewo telah mengembalikan uang tersebut kepada KPK. Namun, pengembalian uang tidak serta-merta menghapus pidana. “Berdasarkan Pasal 4 UU Tipikor, pengembalian kerugian keuangan negara tidak menghapus pidananya,” tegas Asep.

READ  Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Jalani Tes DNA Terpisah di Bareskrim, Tak Saling Bertemu

Sudewo Bantah Terima Uang

Meski namanya tercantum dalam dakwaan, Sudewo membantah pernah menerima uang suap tersebut ketika bersaksi di persidangan.

Hingga berita ini diturunkan, ia belum memberikan komentar terbaru terkait dugaan keterlibatannya.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News