Menu

Mode Gelap

News · 3 Sep 2025 15:00 WITA

Kuasa Hukum Keluarga Arya Daru Temui Ketua Komisi III DPR, Desak Gelar RDPU


 Kuasa Hukum Keluarga Arya Daru Temui Ketua Komisi III DPR, Desak Gelar RDPU Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Kuasa hukum keluarga diplomat Kementerian Luar Negeri RI, Arya Daru Pangayunan, menemui Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (3/9).

Pertemuan ini dipimpin oleh Nicholay Aprilindo selaku kuasa hukum keluarga. Mereka meminta Komisi III menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) guna mendengarkan langsung keterangan keluarga terkait kejanggalan dalam kematian Arya Daru.

“Kami baru selesai menghadap Ketua Komisi III, Bapak Habiburokhman, dan kami menyampaikan surat permohonan RDP, dalam rangka difasilitasi untuk mengungkap kasus kematian misterius almarhum Arya Daru,” ujar Nicholay.

READ  Ribuan Guru Gelar Aksi di Monas, Polres Metro Jakpus Kerahkan 1.597 Personel Gabungan

Tunggu Jadwal RDPU dari Komisi III

Nicholay menyebut pihaknya kini tinggal menunggu agenda resmi dari Komisi III. Meski belum ada tanggal pasti, ia optimistis rapat akan segera dijadwalkan.

“Untuk tanggalnya nanti diagendakan oleh mereka. Tidak langsung disebutkan kapan, tapi kami percaya Komisi III akan mengagendakan secepatnya,” katanya.

Bantah Arya Daru Bunuh Diri

Nicholay menegaskan pihak keluarga memiliki bukti kuat untuk membantah hasil investigasi kepolisian yang menyebut Arya Daru meninggal karena bunuh diri. Menurutnya, indikasi kuat justru mengarah pada dugaan pembunuhan berencana.

READ  Kejurnas Drag Race Sulsel 2025 Jadi Momentum Masuknya Sponsor Teknologi ke Motorsport Indonesia

“Kami sampaikan kejanggalan-kejanggalan baik secara lisan maupun tertulis. Sampai detik ini, kami yakini kematian almarhum bukan karena bunuh diri, tapi pembunuhan berencana,” tegas Nicholay.

Meski demikian, ia enggan merinci temuan bukti tersebut dan memilih untuk mengungkapkannya langsung dalam forum resmi DPR.

Kasus Masih Menyisakan Misteri

Arya Daru ditemukan meninggal di kosnya di Gondia International Guesthouse, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat. Polisi sebelumnya menyatakan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa tersebut. Namun keluarga menolak kesimpulan tersebut dan menilai banyak kejanggalan.

READ  Menkumham Tegaskan Belum Ada Pembahasan Amnesti untuk Wamenaker Immanuel Ebenezer

Bahkan, usai pemakaman, keluarga sempat menerima amplop misterius dari pihak tak dikenal. Hingga kini, pengirim dan isi amplop tersebut belum terungkap, menambah panjang misteri kasus ini.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat, Kakortastipidkor hingga Kapolres Berganti

28 Februari 2026 - 21:16 WITA

Dirtipidnarkoba Bareskrim: Eks Kapolres Bima Kota Diduga Terima “Uang Keamanan” dari Bandar Narkoba

28 Februari 2026 - 20:57 WITA

Seskab Tegaskan Anggaran Pendidikan 2026 Rp769,1 Triliun Disepakati Pemerintah dan DPR, MBG Tak Kurangi Program Sekolah

28 Februari 2026 - 20:49 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina

28 Februari 2026 - 20:34 WITA

BGN Luruskan Informasi Alokasi Dana MBG, Rp500 Juta per 12 Hari untuk Setiap SPPG

28 Februari 2026 - 20:21 WITA

Trending di News