Menu

Mode Gelap

News · 5 Sep 2025 22:26 WITA

Kapuspen TNI: Aksi Anarkis Saat Demo Terlihat Terlatih dan Terorganisasi


 Kapuspen TNI: Aksi Anarkis Saat Demo Terlihat Terlatih dan Terorganisasi Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menyoroti pola aksi anarkis dalam demonstrasi yang belakangan terjadi. Menurutnya, perusakan dan pembakaran fasilitas umum tampak dilakukan oleh kelompok massa yang terlatih dan terorganisasi.

“Memang kalau kita amati polanya, terlihat terorganisasi dan terlatih,” kata Freddy dalam jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta Timur, Jumat (5/9).

Pernyataan ini menanggapi dugaan publik bahwa aksi perusakan terkesan rapi dan profesional, bukan spontan. Meski begitu, Freddy menegaskan pihaknya tidak mau berspekulasi soal siapa yang melatih atau menggerakkan massa hingga menciptakan situasi anarkis.

READ  Muktamar X PPP Resmi Dibuka, Mardiono Disambut Seruan “Lanjutkan” dari Kader

Fokus Perbaikan Sistem Pengamanan

Freddy menegaskan, TNI saat ini fokus berbenah dengan memperkuat sistem pengamanan agar peristiwa serupa tidak terulang. TNI, lanjutnya, akan semakin siap mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kita terbuka bagi pengamat yang memberikan masukan. Itu penting untuk evaluasi agar kita lebih cermat, antisipatif, dan siap dalam upaya pencegahan,” jelasnya.

Data Penangkapan Massa Demo

Sementara itu, berdasarkan data dari Mabes Polri per Senin (1/9), sebanyak 3.195 orang diamankan di 15 Polda terkait kerusuhan demo. Dari jumlah tersebut, 387 orang dipulangkan, 2.753 masih diperiksa, dan 55 telah ditetapkan sebagai tersangka.

READ  Kontroversi Makin Panas: Bupati Aceh Selatan Pergi Umrah Saat Banjir, Gubernur Murka dan Warga Protes

Rinciannya sebagai berikut:

Polda Metro Jaya: 1.240 orang

Polda Jatim: 709 orang (173 dipulangkan, 485 diperiksa, 51 tersangka)

Polda Jateng: 653 orang diperiksa

Polda Jabar: 147 orang (23 dipulangkan, 124 diperiksa)

Polda Bali: 138 orang (38 dipulangkan, 100 diperiksa)

Polda Kalbar: 91 orang (86 dipulangkan, 5 diperiksa)

Polda Sumsel: 63 orang diperiksa

Polda DIY: 60 orang diperiksa

Polda Sumut: 50 orang (48 dipulangkan, 2 diperiksa karena positif narkoba)

Polda Jambi: 17 orang dipulangkan

Polda Banten: 15 orang diperiksa

Polda Sulbar: 6 orang diperiksa

READ  Garda Indonesia Pertanyakan Legitimasi Perwakilan Ojol yang Ditemui Wapres Gibran

Polda Papua Barat Daya: 4 orang ditetapkan tersangka

Polda Sulteng: 1 orang dipulangkan

Polda NTB: 1 orang dipulangkan

Dengan temuan ini, aparat menekankan pentingnya pengamanan yang lebih terukur dan antisipatif ke depan, agar demonstrasi tetap berlangsung damai tanpa aksi anarkis yang merugikan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Dijadwalkan Tiba di Makassar Besok, Tim Penyambutan Mulai Bersiap

16 Juni 2026 - 20:54 WITA

Jalan Rusak, UMKM dan Pertanian Jadi Keluhan Utama, Dr. Awaluddin Siap Kawal Aspirasi Warga Pakuli

14 Juni 2026 - 19:46 WITA

Harga Sawit Naik di Berbagai Daerah, Sulawesi Selatan Justru Stagnan, Petani Desak Pembentukan Satgas Harga Sawit

13 Juni 2026 - 19:18 WITA

Pelayanan Jadi Kunci, PT Annur Maarif Catat Peningkatan Signifikan Pendaftar Haji Khusus

11 Juni 2026 - 15:59 WITA

Ketua Koperasi KIM Soroti Kenaikan Potongan Timbangan Sawit oleh PT Teguh Wira Pratama

9 Juni 2026 - 23:23 WITA

Pengamat Nilai Pengangkatan Anak Menteri Haji Sarat Etika

9 Juni 2026 - 10:11 WITA

Trending di Nasional