Menu

Mode Gelap

News · 23 Sep 2025 23:34 WITA

Anggota DPR Dorong Kementerian Haji dan Umrah Segera Lengkapi Struktur dan Fokus Persiapan Haji 2026


 Anggota DPR Dorong Kementerian Haji dan Umrah Segera Lengkapi Struktur dan Fokus Persiapan Haji 2026 Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina, mendorong Kementerian Haji dan Umrah untuk segera melakukan langkah taktis dan strategis dalam menghadapi kompleksitas tugas, terutama menjelang persiapan ibadah haji tahun 2026.

Selly menyoroti pentingnya kementerian baru ini—yang sebelumnya merupakan Badan Pengelola Haji dan Umrah (BPHU)—untuk segera menyesuaikan diri dalam berdiplomasi dan menjalin komunikasi yang intensif dengan otoritas Arab Saudi.

“Persiapan haji 2026 ini semakin waktu semakin pendek, namun kementerian yang dipimpin Gus Irfan ini juga baru. Untuk itu, struktur kementerian perlu segera dilengkapi sambil menyiapkan tugas-tugas teknis yang harus dijalankan oleh para dirjen, direktur, dan pimpinan lainnya,” ujar Selly dalam keterangannya, Selasa (23/9).

READ  Ponpes Al-Khoziny Ambruk: 40 Korban Meninggal Ditemukan, 20 Masih Dalam Pencarian

Deadline Penyusunan Struktur: 30 Hari

Selly mengingatkan bahwa sejak revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 disahkan pada 26 Agustus 2025 lalu, pemerintah hanya memiliki waktu 30 hari untuk menyusun Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) dari kementerian tersebut.

“Menurut undang-undang, kelengkapan struktur organisasi dibatasi 30 hari. Dengan mengacu ini, maka pekan ini pemerintah akan meneken perpres dan bisa langsung diisi personelnya,” jelasnya.

Harap Rekrutmen Jajaran Pimpinan Lewat Meritokrasi

Selly juga berharap agar Kementerian Haji dan Umrah, yang kini dipimpin oleh Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), mengedepankan prinsip meritokrasi dalam pengisian jabatan-jabatan strategis. Ia menegaskan, pengisian jabatan tak harus terbatas hanya pada latar belakang dari Kementerian Agama saja.

READ  Komisi III DPR Gelar RDPU Bahas RUU KUHAP, KemenHAM Sampaikan 10 Poin Masukan

“Tidak perlu dibatasi harus dari Kementerian Agama. Jika memang ada kandidat lain yang lebih mumpuni, mengapa tidak? Seperti dari kampus, kementerian lain, praktisi, bahkan TNI dan Polri,” tegasnya.

Fokus Pelayanan Jemaah

Menurut Selly, struktur dan sumber daya manusia yang berkualitas di kementerian ini akan berdampak langsung pada kualitas layanan kepada jemaah haji dan umrah. Dengan waktu yang semakin sempit menuju musim haji 2026, ia meminta kementerian bergerak cepat dan efisien.

“Kementerian ini akan menjadi wajah pelayanan ibadah umat. Maka penting bagi kita semua memastikan bahwa struktur dan SDM yang dibentuk benar-benar mampu menjawab tantangan, bukan hanya administratif, tapi juga diplomatik dan operasional,” pungkasnya.

READ  Baleg DPR dan Pemerintah Sepakati 67 RUU Masuk Prolegnas Prioritas 2025–2026
Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News