Menu

Mode Gelap

News · 6 Okt 2025 00:54 WITA

Hari Ketujuh, Basarnas Evakuasi 19 Jenazah dari Ponpes Al Khoziny


 Hari Ketujuh, Basarnas Evakuasi 19 Jenazah dari Ponpes Al Khoziny Perbesar

SOALINDONESIA–SIDOARJO Pada hari ketujuh operasi evakuasi, Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) melaporkan berhasil mengevakuasi 19 jenazah korban dari reruntuhan Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Semua jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi lebih lanjut.

“Hari ini kami telah berhasil mengevakuasi 19 jenazah dan semuanya telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya,” ujar Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, dalam konferensi pers di lokasi evakuasi Minggu.

Bramantyo menambahkan bahwa hingga hari ini tim gabungan telah berhasil mengevakuasi total 149 korban, dengan 104 orang selamat dan 45 orang dinyatakan meninggal dunia. Dari 45 jenazah tersebut, dua di antaranya berupa bagian tubuh yang tidak lengkap (fragmen tubuh).

READ  DPR RI Sahkan RUU Haji dan Umrah, Lahir Kementerian Haji dan Umrah

Status Lokasi dan Progres Pembongkaran Puing

Proses pembongkaran puing-puing bangunan sudah mencapai sekitar 75 persen dari total struktur bangunan yang runtuh. Namun masih ada bagian kanan gedung yang belum dapat diakses sepenuhnya karena tersambung dengan struktur bangunan sampingnya.

“Sisi kanan akan dilakukan pembongkaran bekerja sama dengan ahli dari ITS,” jelas Bramantyo.

Tim penyelamat tetap bekerja 24 jam nonstop, mengefektifkan proses evakuasi untuk mempercepat ditemukannya korban lain yang mungkin masih tertimbun.

Estimasi Selesai: Evakuasi dan Pembersihan

Bramantyo memperkirakan bahwa proses evakuasi dapat diselesaikan paling cepat pada Senin, 6 Oktober 2025, sedangkan pembersihan lokasi kemungkinan rampung antara Selasa (7/10) hingga Rabu (8/10).

READ  Bahlil Lahadalia Maafkan Akun Penyebar Meme, Tegaskan Tak Masalah Dikritik Asal Tak Rasis

Ia juga menghimbau dukungan dari semua pihak, termasuk media, agar proses berjalan lancar dan rapi — serta agar masyarakat turut mendoakan agar santri korban musibah mendapat kedamaian dan keluarga diberi ketabahan.

Data Korban & Latar Belakang

Berdasarkan catatan media dan sumber resmi, tragedi runtuhnya gedung Ponpes Al Khoziny terjadi pada 29 September 2025.

Menurut sumber Wikipedia (update per 5 Oktober 2025), jumlah korban tercatat sebagai berikut: 45 meninggal, 103 luka-luka, dan 18 masih hilang.

Runtuhnya struktur gedung terjadi ketika santri sedang melaksanakan shalat Asar di musala ponpes.

READ  Mendagri: Pemerintah Salurkan Bantuan Renovasi Rumah hingga Rp30 Juta bagi Korban Bencana di Sumatera

Beberapa laporan menyebut bahwa kondisi struktur bangunan amat rapuh dan lokasi evakuasi kompleks, sehingga tim SAR harus berhati-hati dalam pembongkaran agar tidak memicu runtuhan tambahan.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Dijadwalkan Tiba di Makassar Besok, Tim Penyambutan Mulai Bersiap

16 Juni 2026 - 20:54 WITA

Jalan Rusak, UMKM dan Pertanian Jadi Keluhan Utama, Dr. Awaluddin Siap Kawal Aspirasi Warga Pakuli

14 Juni 2026 - 19:46 WITA

Harga Sawit Naik di Berbagai Daerah, Sulawesi Selatan Justru Stagnan, Petani Desak Pembentukan Satgas Harga Sawit

13 Juni 2026 - 19:18 WITA

Pelayanan Jadi Kunci, PT Annur Maarif Catat Peningkatan Signifikan Pendaftar Haji Khusus

11 Juni 2026 - 15:59 WITA

Ketua Koperasi KIM Soroti Kenaikan Potongan Timbangan Sawit oleh PT Teguh Wira Pratama

9 Juni 2026 - 23:23 WITA

Pengamat Nilai Pengangkatan Anak Menteri Haji Sarat Etika

9 Juni 2026 - 10:11 WITA

Trending di Nasional