Menu

Mode Gelap

News · 13 Okt 2025 14:28 WITA

PN Jaksel Gelar Sidang Putusan Praperadilan Nadiem Makarim Hari Ini, Status Tersangka Dipertaruhkan


 PN Jaksel Gelar Sidang Putusan Praperadilan Nadiem Makarim Hari Ini, Status Tersangka Dipertaruhkan Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) hari ini menggelar sidang putusan praperadilan yang diajukan oleh mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim, terkait penetapannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek tahun anggaran 2022–2023.

Informasi dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jaksel mencatat, sidang dengan agenda pembacaan putusan ini berlangsung di Ruang Sidang Utama PN Jaksel, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. Perkara tersebut terdaftar dengan nomor 119/Pid.Pra/2025/PN JKT.SEL, dan dipimpin oleh hakim tunggal I Ketut Darpawan.

“Jam 13.00 sampai dengan selesai, agenda Pembacaan Putusan,” tulis SIPP PN Jaksel.

Status Tersangka Nadiem Ditentukan Hari Ini

Sidang hari ini akan menjadi penentu sah atau tidaknya status tersangka yang disematkan Kejaksaan Agung (Kejagung) kepada Nadiem Makarim dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang ditaksir merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah.

READ  Kapolsek Brangsong AKP Nundarto Dipecat Tidak Dengan Hormat karena Perselingkuhan, Ajukan Banding

Nadiem menggugat Kejagung melalui mekanisme praperadilan, meminta agar hakim mencabut status tersangkanya, yang menurut tim kuasa hukumnya, ditetapkan secara tidak prosedural dan tanpa cukup alat bukti.

Sebagai alternatif, apabila status tersangkanya tetap dinyatakan sah, Nadiem juga memohon untuk diberikan penangguhan penahanan atau dijadikan tahanan kota, mengingat kondisi kesehatannya yang dikabarkan belum sepenuhnya pulih usai menjalani operasi medis beberapa waktu lalu.

Respons Kejaksaan Agung

Pihak Kejaksaan Agung menyatakan akan menghormati hasil sidang putusan praperadilan tersebut, apapun keputusannya. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, berharap sidang ini menghasilkan keputusan yang adil dan proporsional.

READ  KPK Panggil Eks Dirut PT Taspen, Antonius Kosasih, Terkait Kasus Dugaan Korupsi Investasi Fiktif Rp 1 Triliun

“Kami berharap karena sidang ini masih berjalan, putusannya seadil-adilnya,” ujar Anang kepada wartawan, Jumat (10/10/2025).

Ia juga menegaskan bahwa proses praperadilan telah berjalan baik sejauh ini, dengan kehadiran lengkap dari semua pihak, baik dari kubu Nadiem maupun dari Kejagung, serta telah menghadirkan ahli dan bukti-bukti pendukung.

Latar Belakang Kasus Chromebook

Kasus ini bermula dari dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan laptop Chromebook untuk sekolah-sekolah di seluruh Indonesia yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun 2022. KPK dan Kejagung sebelumnya mengendus adanya indikasi penggelembungan harga serta praktik pengadaan yang tidak sesuai prosedur.

Dalam pengembangan penyidikan, Kejagung menetapkan Nadiem Makarim sebagai tersangka pada pertengahan tahun 2025, pasca audit investigatif dari BPK dan pemeriksaan sejumlah saksi dari Kementerian dan vendor teknologi.

READ  KPK Telusuri Dugaan Korupsi Proyek Command Center Bawaslu yang Seret Nama Ketua Rahmat Bagja

Penahanan Nadiem sempat ditangguhkan sementara karena alasan kesehatan, namun dia kembali ditahan pada awal Oktober 2025, usai menjalani perawatan pasca operasi.

Putusan Praperadilan Jadi Momen Krusial

Putusan hakim I Ketut Darpawan hari ini akan menjadi tonggak penting bagi kelanjutan proses hukum terhadap Nadiem Makarim. Bila hakim mengabulkan permohonannya, maka status tersangka akan gugur, dan Kejagung harus menyusun ulang konstruksi penyidikan.

Sebaliknya, bila praperadilan ditolak, proses hukum akan berlanjut ke tahap pelimpahan berkas ke pengadilan pidana, termasuk kemungkinan adanya penambahan tersangka dari pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam proyek pengadaan tersebut.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat, Kakortastipidkor hingga Kapolres Berganti

28 Februari 2026 - 21:16 WITA

Dirtipidnarkoba Bareskrim: Eks Kapolres Bima Kota Diduga Terima “Uang Keamanan” dari Bandar Narkoba

28 Februari 2026 - 20:57 WITA

Seskab Tegaskan Anggaran Pendidikan 2026 Rp769,1 Triliun Disepakati Pemerintah dan DPR, MBG Tak Kurangi Program Sekolah

28 Februari 2026 - 20:49 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina

28 Februari 2026 - 20:34 WITA

BGN Luruskan Informasi Alokasi Dana MBG, Rp500 Juta per 12 Hari untuk Setiap SPPG

28 Februari 2026 - 20:21 WITA

Trending di News