Menu

Mode Gelap

News · 13 Okt 2025 15:23 WITA

Disinformasi Soal Tahanan Tewas, Warga Geruduk Polres Lumajang, 18 Orang Diamankan


 Disinformasi Soal Tahanan Tewas, Warga Geruduk Polres Lumajang, 18 Orang Diamankan Perbesar

SOALINDONESIA–LUMAJANG Polres Lumajang digeruduk puluhan warga Desa Ranu Wurung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, pada Ahad (12/10) malam sekitar pukul 20.30 WIB, menyusul kabar simpang siur terkait kematian seorang tahanan berinisial RH.

Aksi tersebut dipicu oleh disinformasi yang menyebut RH meninggal dunia di dalam tahanan, padahal yang bersangkutan wafat di rumah sakit setelah mendapatkan penanganan medis.

RH merupakan buronan kasus pencurian sapi yang telah berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Desember 2024. Ia telah lama ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

RH Meninggal di RS Bhayangkara, Bukan di Tahanan

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menjelaskan bahwa RH mengeluhkan mual pada Ahad sore sebelum akhirnya dilarikan ke RS Bhayangkara. Ia dinyatakan meninggal dunia pukul 15.55 WIB akibat tensi yang drop, berdasarkan keterangan tim dokter.

READ  Kemarau Basah, BMKG Ungkap Penyebab Hujan Masih Sering Turun di Awal Agustus

“Sore hari itu, yang bersangkutan (RH) mengeluhkan mual. Pukul 15.55 WIB dinyatakan meninggal dunia, dokter menyatakan tensinya drop,” terang Alex saat dikonfirmasi kumparan, Senin (13/10).

Namun, informasi yang berkembang di masyarakat berbeda. Warga menerima kabar bahwa RH meninggal dalam sel tahanan, yang memicu kemarahan dan aksi mendadak warga.

“Warga belum mendapatkan informasi utuh dan akurat, lalu mungkin ada yang memprovokasi, yang menyampaikan bahwa almarhum ini meninggal dalam tahanan. Jadinya menyulut emosi dengan sumber informasi yang salah,” jelas Alex.

Aksi Warga dan Pelemparan Batu

READ  Motif Pembunuhan Pegawai Bank: Polisi Ungkap Rekening Dormant Bernilai Rp 70 Miliar

Diperkirakan lebih dari 20 orang warga mendatangi Mapolres Lumajang dalam kondisi emosional. Beberapa di antaranya sempat melakukan pelemparan batu ke arah kantor polisi. Beruntung, tidak ada kerusakan berarti akibat insiden tersebut.

“Batunya hanya sampai lapangan upacara. Tidak ada kerusakan,” kata Kapolres.

18 Warga Diamankan, Dilepas Setelah Diberi Penjelasan

Polisi sempat mengamankan 18 orang warga yang terlibat dalam aksi tersebut untuk dimintai keterangan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa sebagian besar dari mereka ikut-ikutan tanpa mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya.

“Kami melakukan pemeriksaan, kenapa melakukan pelemparan? Karena ikut-ikutan. Dan semuanya terkecohkan pemikirannya,” ujar Alex.

Setelah proses klarifikasi, pihak kepolisian kemudian menghadirkan Kepala Desa Ranu Wurung untuk memberikan pemahaman kepada warga yang diamankan. Setelah diberikan penjelasan terkait kronologi sebenarnya kematian RH, para warga justru mengaku menyesal.

READ  TNI Pertimbangkan Langkah Hukum terhadap CEO Malaka Project Ferry Irwandi

“Setelah kami berikan penjelasan, mereka justru berbalik meminta maaf karena ketidaktahuan. Karena sudah paham situasinya, malam itu juga langsung kami kembalikan ke keluarga masing-masing,” imbuh Kapolres.

Polisi Imbau Warga Tidak Terprovokasi

Polres Lumajang mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi, apalagi yang beredar di media sosial atau dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Alex juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah dan menyerahkan semua proses hukum kepada pihak yang berwenang.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Sinkhole di Limapuluh Kota Keluarkan Air Jernih Kebiruan, Ahli Ungkap Penyebabnya

10 Januari 2026 - 11:59 WITA

BREAKING NEWS: KPK OTT Pegawai Pajak Kantor Pajak Jakarta Utara

10 Januari 2026 - 11:31 WITA

Kematian Arya Daru Dihentikan Polisi, Keluarga Pertanyakan Transparansi Penyelidikan

10 Januari 2026 - 11:19 WITA

Kejati Sulsel Tangkap Jaksa Gadungan dan Oknum PPPK BPBPK dalam OTT

10 Januari 2026 - 11:10 WITA

Mantan Kajari Bekasi Eddy Sumarman Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara

9 Januari 2026 - 23:41 WITA

KPK Dalami Aliran Uang dari Ade Kuswara Kunang ke Wakil Ketua DPRD Bekasi

9 Januari 2026 - 22:54 WITA

Trending di News