Menu

Mode Gelap

News · 24 Okt 2025 14:17 WITA

Kejagung Geledah Kantor Bea Cukai, Usut Dugaan Korupsi Ekspor Limbah Sawit POME


 Kejagung Geledah Kantor Bea Cukai, Usut Dugaan Korupsi Ekspor Limbah Sawit POME Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) pada Rabu, 21 Oktober 2025. Langkah ini dilakukan dalam rangka penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait kegiatan ekspor Palm Oil Mill Effluent (POME), yaitu limbah cair hasil pengolahan kelapa sawit.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Ia menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari proses hukum penyidik Gedung Bundar untuk menelusuri dugaan penyimpangan dalam ekspor POME.

“Terkait dengan penggeledahan di kantor Bea Cukai, memang benar ada beberapa tindakan hukum dan langkah-langkah penyidikan yang dilakukan oleh tim penyidik Gedung Bundar,” ujar Anang di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2025).

READ  KPK Dalami Dugaan Fee Proyek 4–10 Persen untuk Eks Wali Kota Madiun

Dugaan Korupsi Ekspor Limbah Sawit

Anang menjelaskan bahwa penggeledahan tersebut merupakan tindak lanjut dari penyidikan kasus dugaan korupsi ekspor limbah sawit POME yang diperkirakan terjadi pada tahun 2022.

Meski dikategorikan sebagai limbah, POME mengandung minyak, lemak, dan bahan organik yang tinggi. Kandungan tersebut menjadikan POME berpotensi besar dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan, seperti biogas dan biodiesel.

Namun, sifatnya yang asam serta mengandung bahan kimia membuat POME berbahaya bagi lingkungan jika tidak diolah dengan benar. Oleh sebab itu, kegiatan ekspor POME diatur secara ketat dan memerlukan pengawasan dari berbagai instansi, termasuk Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

READ  Kontroversi Bupati Aceh Selatan Umrah di Tengah Banjir, Gubernur Aceh Tegaskan Tak Pernah Beri Izin

Beberapa Lokasi Ikut Digeledah

Selain menggeledah kantor pusat Bea Cukai, penyidik Kejagung juga menyisir beberapa lokasi lain yang diduga memiliki kaitan dengan perkara ini.

Meski demikian, Anang belum merinci lokasi maupun pihak yang terlibat dalam pengusutan kasus tersebut.

“Ya, pokoknya dokumen. Bisa dokumen, bisa alat elektronik, bisa surat,” kata Anang.

Ia menambahkan bahwa sejumlah dokumen penting dan barang elektronik telah disita untuk kepentingan penyidikan, termasuk untuk menelusuri dugaan adanya aliran dana dalam aktivitas ekspor POME.

Fokus Pengusutan dan Pemeriksaan

Kejagung menegaskan bahwa penyidik terus mendalami bukti dan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai pihak terkait guna memperkuat konstruksi hukum kasus ini. Pemeriksaan lanjutan disebut akan dilakukan dalam waktu dekat.

READ  Menpora Baru Diharapkan Jadi Dirigen Harmonisasi Olahraga dan Kepemudaan

Hingga saat ini, Kejagung belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa dugaan korupsi ini melibatkan pihak swasta dan oknum aparat yang memanfaatkan celah ekspor untuk kepentingan pribadi.

Kejagung menegaskan komitmennya dalam menuntaskan kasus ini secara transparan dan profesional.

“Semua proses hukum dilakukan sesuai prosedur. Kita tunggu hasil penyidikan lengkapnya,” pungkas Anang.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional