Menu

Mode Gelap

News · 29 Okt 2025 11:07 WITA

IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.111, Rupiah dan Bursa Asia Ikut Bergerak Positif


 IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.111, Rupiah dan Bursa Asia Ikut Bergerak Positif Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Rabu (29/10/2025), mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap stabilitas ekonomi dan arah kebijakan moneter global. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 18,81 poin atau 0,23 persen ke posisi 8.111 pada sesi pembukaan.

Kenaikan ini menandai tren positif lanjutan setelah IHSG sempat melemah pada perdagangan sebelumnya akibat aksi ambil untung investor asing. Sementara itu, indeks LQ45—yang berisi 45 saham unggulan dengan likuiditas tinggi—juga menguat tipis 0,05 poin atau 0,01 persen ke level 822,67.

Analis pasar modal menilai penguatan IHSG didorong oleh stabilnya nilai tukar rupiah, serta sentimen positif dari bursa global dan regional. Saham-saham berkapitalisasi besar seperti sektor perbankan, energi, dan infrastruktur menjadi penopang utama penguatan indeks.

READ  Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Akan Naikkan Pajak Sebelum Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Rupiah Menguat ke Rp16.608 per Dolar AS

Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga terpantau menguat. Hingga pukul 08.57 WIB, rupiah menguat 13 poin (0,08 persen) ke posisi Rp16.608 per dolar AS.

Penguatan ini terjadi seiring dengan meredanya tekanan dari pasar keuangan global setelah data inflasi Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda moderasi. Kondisi tersebut memicu harapan bahwa The Federal Reserve (The Fed) akan menahan suku bunga acuan lebih lama, sehingga menekan penguatan dolar AS.

“Rupiah hari ini berpotensi melanjutkan penguatan terbatas di tengah arus masuk modal asing ke pasar saham domestik. Namun, pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan moneter global yang bisa memengaruhi sentimen risiko,” ujar seorang analis pasar uang di Jakarta.

READ  BEI Bentuk Tim Khusus Pantau Saham Gorengan, Respons Arahan Menkeu Purbaya

Bursa Asia Bergerak Variatif

Pergerakan bursa saham di kawasan Asia pagi ini menunjukkan arah yang beragam (mixed). Sebagian besar indeks mencatat penguatan, terutama di Jepang dan China, sementara indeks Singapura justru melemah.

Berikut kondisi bursa utama Asia pada Rabu pagi (29/10):

Nikkei 225 (Jepang) naik 1.014 poin atau 2,02 persen ke level 51.233.

Shanghai Composite Index (SSEC, China) menguat 0,48 poin atau 0,01 persen ke level 3.988.

Hang Seng Index (HSI, Hong Kong) tutup sementara untuk hari ini.

Straits Times Index (STI, Singapura) justru turun 11 poin atau 0,25 persen ke posisi 4.439.

Kenaikan tajam di bursa Jepang didorong oleh optimisme pasar terhadap laporan keuangan perusahaan besar yang mencatat hasil di atas ekspektasi, serta pelemahan yen yang meningkatkan kinerja ekspor.

READ  Harga Minyak Dunia Naik Tipis, Namun Tutup Pekan dengan Tren Melemah Akibat Kekhawatiran Pasokan dan Permintaan AS

Sementara bursa China mulai menunjukkan stabilitas setelah pemerintahnya mengumumkan sejumlah kebijakan untuk memperkuat likuiditas dan mendukung sektor properti.

Outlook IHSG Sepanjang Hari

Analis memperkirakan IHSG berpotensi bergerak di kisaran 8.080–8.150 sepanjang perdagangan hari ini. Sentimen positif dari penguatan rupiah, stabilitas harga komoditas, serta optimisme terhadap kinerja emiten kuartal ketiga menjadi faktor pendukung.

Namun, investor disarankan tetap berhati-hati terhadap potensi aksi ambil untung menjelang akhir bulan. Pergerakan indeks juga masih akan dipengaruhi oleh dinamika eksternal seperti pergerakan harga minyak dunia dan kebijakan moneter The Fed.

Saham-saham yang berpotensi menjadi incaran investor antara lain dari sektor perbankan (BBRI, BMRI, BBCA), energi (MEDC, PGAS), dan telekomunikasi (TLKM, ISAT) yang dinilai masih memiliki prospek kuat hingga akhir tahun.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Terkait Money Changer dan Isi Brankas di Sentul

18 Juli 2026 - 00:51 WITA

Kuasa Hukum Don Ritto Sebut Rumah Sentul Milik Febrie Dipinjam untuk Operasional Yayasan

18 Juli 2026 - 00:36 WITA

Komisi IX DPR Minta BGN Fokus Benahi Tata Kelola dan Tuntaskan Persoalan Program MBG

18 Juli 2026 - 00:16 WITA

Ketum PPP Dorong Perempuan Dapat Porsi Lebih Besar di Organisasi dan Pemerintahan

17 Juli 2026 - 22:12 WITA

Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung Usai Dilimpahkan Polda Metro Jaya

17 Juli 2026 - 21:43 WITA

OJK Cabut Izin Usaha BPRS Hasanah Mandiri, Dana Nasabah Dijamin LPS

17 Juli 2026 - 17:38 WITA

Trending di News