Menu

Mode Gelap

News · 29 Okt 2025 23:26 WITA

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Cisolok Sukabumi, Puluhan Warga Dievakuasi Selamat


 Banjir Bandang dan Longsor Terjang Cisolok Sukabumi, Puluhan Warga Dievakuasi Selamat Perbesar

SOALINDONESIA–SUKABUMI Banjir bandang disertai longsor melanda wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sejak Selasa (28/10/2025) malam. Meski menimbulkan kerusakan cukup parah, seluruh warga terdampak berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa menelan korban jiwa.

Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan selatan Sukabumi sejak sore hari. Debit air yang tinggi menyebabkan aliran sungai meluap dan memicu longsor di beberapa titik perbukitan di sekitar permukiman warga.

Sembilan Rumah Rusak Berat, Dua Hanyut Terbawa Arus

Menurut Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Jawa Barat, Ebet Nugraha, banjir dan longsor paling parah terjadi di Kampung Cisurupan, Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok. Sedikitnya sembilan rumah mengalami kerusakan berat, sementara dua rumah lainnya hanyut terbawa arus banjir.

READ  Banjir Masih Genangi Jalan Raya Kaligawe Semarang, Lalin Macet dan Dialihkan ke Jalur Alternatif

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Para pengungsi saat ini sudah berada di tempat aman,” ujar Ebet saat dikonfirmasi di Sukabumi, Rabu (29/10/2025).

Ebet menambahkan, seluruh warga terdampak telah dievakuasi ke lokasi pengungsian yang disiapkan pemerintah daerah. BPBD memastikan kebutuhan dasar, seperti makanan, pakaian, dan tempat istirahat, sudah terpenuhi.

“BPBD Jabar bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat dan Dinsos Kabupaten Sukabumi untuk menyiapkan dapur umum serta kebutuhan dasar bagi para pengungsi,” kata Ebet.

Terjunkan Dua Tim Pemulihan dan Pembersihan Material Longsor

Selain membantu warga terdampak, BPBD Jawa Barat menurunkan dua tim tanggap darurat ke lokasi bencana. Satu tim fokus menangani warga terdampak dan distribusi logistik, sementara tim lainnya membantu membersihkan material longsor yang menutup akses jalan di dua titik berbeda.

READ  Mendagri Tito Karnavian Siap Bertolak ke Cilacap untuk Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Usai Banjir dan Longsor Memakan Korban

“Dua tim tersebut dibagi untuk penanganan korban dan perbaikan infrastruktur. Ada dua titik longsor yang menutup akses masyarakat karena material menutup jalan,” jelas Ebet.

Hingga Rabu pagi, petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan masih bekerja di lapangan untuk membuka jalur dan memastikan tidak ada warga yang terisolasi.

Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengimbau masyarakat di wilayah selatan, termasuk Cisolok, Cikakak, dan Pelabuhan Ratu, untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Kawasan tersebut memiliki topografi berbukit dengan curah hujan tinggi, sehingga rentan terhadap banjir bandang dan longsor.

READ  Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Buka Suara Soal Bandara Khusus IMIP yang Beroperasi tanpa Perangkat Negara

“BPBD Jabar terus memantau kondisi cuaca melalui koordinasi dengan BMKG. Kami juga menyiagakan personel dan peralatan di wilayah rawan bencana,” tambah Ebet.

Penanganan Berkelanjutan dan Pemulihan Infrastruktur

Selain evakuasi dan penanganan darurat, pemerintah daerah juga menyiapkan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana. Tim teknis akan melakukan pendataan terhadap rumah warga yang rusak untuk penyaluran bantuan perbaikan.

BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tidak kembali ke rumah sebelum situasi benar-benar aman, mengingat masih ada potensi longsor susulan akibat tanah yang labil.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional