Menu

Mode Gelap

News · 6 Okt 2025 22:33 WITA

Dua Kubu PPP Berdamai, Mardiono Jadi Ketum, Agus Suparmanto Wakilnya


 Dua Kubu PPP Berdamai, Mardiono Jadi Ketum, Agus Suparmanto Wakilnya Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Konflik internal di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi berakhir. Dua kubu yang sebelumnya berselisih, yakni kubu Muhammad Mardiono dan kubu Agus Suparmanto, telah mencapai kesepakatan damai. Rekonsiliasi itu ditandai dengan penetapan Muhammad Mardiono sebagai Ketua Umum dan Agus Suparmanto sebagai Wakil Ketua Umum PPP.

Kesepakatan tersebut diformalkan melalui penandatanganan Surat Keputusan (SK) oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Supratman Andi Agtas, pada Senin sore (6/10/2025) di Jakarta.

“Telah disepakati untuk dilakukan rekonsiliasi agar tidak terjadi perbedaan sudut pandang atau pendapat yang kemudian menjadi tajam dan berkesinambungan,” kata Mardiono dalam konferensi pers usai penandatanganan SK di Kantor Kemenkumham.

READ  Jumlah Laporan Melonjak, Menkeu Purbaya Ungkap 28 Ribu Aduan Masuk ke WhatsApp “Lapor Pak Purbaya”

Difasilitasi “Orang-Orang Baik”

Mardiono mengungkap bahwa proses islah ini difasilitasi oleh sejumlah pihak yang ia sebut sebagai “orang-orang baik”. Merekalah yang mempertemukan dirinya dengan Agus Suparmanto serta Gus Taj Yasin, sehingga proses damai bisa terlaksana.

“Saya tadi sampaikan dengan Pak Menteri bahwa dua hari yang lalu saya telah mengadakan pertemuan, difasilitasi oleh orang-orang baik untuk mempertemukan saya, Pak Gus Taj Yasin, dan Pak Agus,” ungkap Mardiono.

Namun, Mardiono tidak merinci siapa sosok atau kelompok yang dimaksud sebagai “orang-orang baik” tersebut.

Kepengurusan Baru Segera Dibentuk

Sebagai bagian dari kesepakatan damai, Mardiono memastikan bahwa PPP akan segera menyusun kepengurusan baru yang inklusif. Struktur organisasi partai akan dilengkapi, termasuk pembentukan majelis, mahkamah partai, dan perangkat lainnya.

READ  Kejagung Tanggapi Bantahan Dirut Sritex soal Kasus Korupsi Kredit Bank

“Karena sudah menyatu antara Pak Agus dan saya, nanti juga di bawahnya kita satukan. Kita akan membentuk kepengurusan yang segera disempurnakan,” tegas Mardiono.

Rekonsiliasi Akbar Lewat Mukernas

Untuk memperkuat penyatuan dua kubu, PPP akan menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dalam waktu dekat. Forum tersebut akan menjadi ajang rekonsiliasi akbar seluruh elemen partai dari pusat hingga daerah.

“Tentu nanti di dalam Mukernas itu akan melahirkan berbagai macam keputusan yang disepakati bersama. Ketika elitnya sudah bergabung, maka arus bawah pun akan mengikuti,” ujar Mardiono.

READ  PDIP Pastikan Pergantian Ketua DPD Sesuai Aturan Partai, Bukan Keputusan Sepihak Megawati

Minta Maaf atas Kegaduhan

Tak lupa, Mardiono menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak, termasuk pemerintah, konstituen PPP, dan masyarakat Indonesia atas kegaduhan politik yang terjadi selama beberapa waktu terakhir.

“Saya sampaikan permohonan maaf kepada pemerintah, dalam hal ini Pak Menteri Hukum. Kepada konstituen kami di seluruh Indonesia, dan kepada masyarakat Indonesia apabila merasa terganggu dengan kegaduhan ini,” ucapnya.

Ia berharap, konflik yang telah berakhir ini menjadi pelajaran penting bagi PPP agar ke depan dapat menjadi partai yang lebih solid, kuat, dan profesional dalam memperjuangkan kepentingan umat.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Sinkhole di Limapuluh Kota Keluarkan Air Jernih Kebiruan, Ahli Ungkap Penyebabnya

10 Januari 2026 - 11:59 WITA

BREAKING NEWS: KPK OTT Pegawai Pajak Kantor Pajak Jakarta Utara

10 Januari 2026 - 11:31 WITA

Kematian Arya Daru Dihentikan Polisi, Keluarga Pertanyakan Transparansi Penyelidikan

10 Januari 2026 - 11:19 WITA

Kejati Sulsel Tangkap Jaksa Gadungan dan Oknum PPPK BPBPK dalam OTT

10 Januari 2026 - 11:10 WITA

Mantan Kajari Bekasi Eddy Sumarman Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara

9 Januari 2026 - 23:41 WITA

KPK Dalami Aliran Uang dari Ade Kuswara Kunang ke Wakil Ketua DPRD Bekasi

9 Januari 2026 - 22:54 WITA

Trending di News