Menu

Mode Gelap

News · 11 Sep 2025 18:10 WITA

Immanuel Ebenezer Tampil dengan Peci Hitam Saat Diperiksa KPK, Ngaku Lebih Keren


 Immanuel Ebenezer Tampil dengan Peci Hitam Saat Diperiksa KPK, Ngaku Lebih Keren Perbesar

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau SOALINDONESIA–JAKARTA Noel kembali menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025). Ada yang berbeda dari penampilannya kali ini.

Noel tampak mengenakan peci hitam di kepalanya saat keluar dari ruang pemeriksaan dengan rompi oranye dan borgol.

Noel mengaku gaya barunya itu membuat dirinya merasa lebih nyaman sekaligus keren.

“Enggak, lebih enak aja, biar lebih keren,” kata Noel sembari tersenyum kepada wartawan.

“Ini simbol,” tambahnya singkat tanpa menjelaskan lebih lanjut maksud dari simbol tersebut.

READ  Silaturahmi Bersama Tokoh Agama di Bali,Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H.: Keberagaman Adalah Kekayaan Bangsa yang Harus Dirawat

Saat disinggung apakah penampilannya kali ini sebagai bentuk kerinduan pada masa jabatannya sebagai wakil menteri yang terbiasa mengenakan seragam resmi, Noel menepis. “Enggak lah, enggak pakai jas,” ujarnya sambil tertawa.

Tak lama kemudian, Noel langsung masuk ke mobil tahanan untuk kembali dibawa ke Rumah Tahanan KPK. “Thank you ya semua,” ucapnya singkat.

Kasus Pemerasan Rp 81 Miliar

Noel saat ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan. Ia ditetapkan bersama 10 orang lainnya.

READ  Kepala BNPB Minta Maaf ke Bupati Tapsel: Akui Salah Nilai Skala Banjir dan Longsor

KPK menduga Noel dan kawan-kawan mempersulit penerbitan sertifikat K3 jika tidak disertai pembayaran sejumlah uang. Dari praktik tersebut, dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp 81 miliar dan mengalir ke sejumlah pejabat.

Noel sendiri diduga menerima jatah Rp 3 miliar serta sebuah motor Ducati Scrambler pada Desember 2024, hanya dua bulan setelah dirinya dilantik sebagai Wamenaker.

Bantah OTT, Minta Amnesti

Usai ditetapkan sebagai tersangka, Noel sempat menyampaikan permintaan maaf kepada publik. Ia juga membantah telah ditangkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

READ  Menteri UMKM Maman Abdurrahman Minta Maaf Soal Ucapan Barang KW: “Itu Kesalahan Penggunaan Analogi”

Menurut Noel, kasus yang menjeratnya bukanlah perkara pemerasan sebagaimana disangkakan penyidik. Bahkan, ia berharap mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto terkait status hukumnya.

Namun, Presiden Prabowo lebih dulu memberhentikan Noel dari jabatannya sebagai Wamenaker setelah status tersangkanya diumumkan KPK.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Sinkhole di Limapuluh Kota Keluarkan Air Jernih Kebiruan, Ahli Ungkap Penyebabnya

10 Januari 2026 - 11:59 WITA

BREAKING NEWS: KPK OTT Pegawai Pajak Kantor Pajak Jakarta Utara

10 Januari 2026 - 11:31 WITA

Kematian Arya Daru Dihentikan Polisi, Keluarga Pertanyakan Transparansi Penyelidikan

10 Januari 2026 - 11:19 WITA

Kejati Sulsel Tangkap Jaksa Gadungan dan Oknum PPPK BPBPK dalam OTT

10 Januari 2026 - 11:10 WITA

Mantan Kajari Bekasi Eddy Sumarman Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara

9 Januari 2026 - 23:41 WITA

KPK Dalami Aliran Uang dari Ade Kuswara Kunang ke Wakil Ketua DPRD Bekasi

9 Januari 2026 - 22:54 WITA

Trending di News