Menu

Mode Gelap

News · 8 Nov 2025 16:47 WITA

Kapolri Dalami Motif Ledakan di SMAN 72, Terduga Pelaku Terkait Tulisan Radikal


 Kapolri Dalami Motif Ledakan di SMAN 72, Terduga Pelaku Terkait Tulisan Radikal Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan pihaknya tengah menyelidiki motif di balik ledakan yang terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11). Penyelidikan difokuskan pada kemungkinan terduga pelaku terpapar paham radikal atau konten ekstrem.

“Kami mendalami apakah terduga pelaku ikut paham tertentu atau terpapar suatu konten, serta alasan yang mendorongnya melakukan perbuatan ini,” ujar Sigit saat mengunjungi korban di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta, Sabtu (8/11).

Terduga Pelaku Siswa SMA, Kondisi Membaik

Menurut Sigit, terduga pelaku merupakan siswa di sekolah tersebut. Akibat ledakan, ia mengalami luka berat dan telah menjalani operasi. Kondisinya dilaporkan semakin membaik.

READ  Kursi Pimpinan PBNU Memanas, Gus Yahya Tegaskan Tidak Akan Mundur

“Yang jelas kondisinya membaik, dan ini akan mempermudah proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kapolri.

Senjata Mainan dan Tulisan Bernada Radikal

Penyelidikan awal menemukan senjata mainan yang dibawa terduga pelaku. Di permukaan senjata terdapat tulisan dan nama-nama yang terkait dengan gerakan Neo-Nazi. Salah satunya adalah slogan “14 Words”, yang dicetuskan oleh David Lane, anggota kelompok teroris Amerika tahun 1980-an.

Bunyi slogan itu: “Kita harus mengamankan keberadaan orang-orang kita dan masa depan untuk anak-anak kulit putih.”

Selain itu, senjata juga menampilkan nama tokoh ekstremis sayap kanan, termasuk:

READ  Oknum Polisi Diduga Pelaku Utama Pembunuhan Dosen di Bungo, Kapolda Jambi: Sudah Ditahan

Brenton Tarrant, pelaku penembakan Masjid Christchurch, Selandia Baru, 2019.

Alexandre Bissonnette, yang membunuh enam orang di Masjid Quebec, Kanada, 2017.

Luca Traini, dikenal terkait gerakan nasionalis ekstremis di Eropa.

Kapolri menekankan pihak kepolisian akan mengusut lebih dalam apakah pelaku terinspirasi oleh ideologi ekstrem global dan keterkaitannya dengan konten radikal yang tersebar secara online.

Proses Penyelidikan Terus Berjalan

Sigit menegaskan bahwa Polri akan memeriksa seluruh aspek, termasuk latar belakang, motivasi, dan jaringan yang mungkin memengaruhi tindakan terduga pelaku.

“Semua kemungkinan, baik faktor internal maupun paparan ideologi, sedang didalami. Proses ini untuk memastikan langkah penegakan hukum tepat sasaran,” kata Sigit.

READ  Harga Pangan Awal Pekan Bervariasi, Beras Premium Turun tapi SPHP Naik

Sekolah dan pihak berwenang telah bekerja sama dengan polisi untuk menangani dampak psikologis pada siswa dan guru, serta memastikan situasi aman.

Kesimpulan:

Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading menimbulkan luka serius bagi pelaku dan menjadi sorotan publik terkait potensi paparan paham radikal. Kapolri menegaskan penyelidikan masih berjalan, fokus pada motif, latar belakang ideologi, dan kemungkinan keterlibatan jaringan eksternal.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Sinkhole di Limapuluh Kota Keluarkan Air Jernih Kebiruan, Ahli Ungkap Penyebabnya

10 Januari 2026 - 11:59 WITA

BREAKING NEWS: KPK OTT Pegawai Pajak Kantor Pajak Jakarta Utara

10 Januari 2026 - 11:31 WITA

Kematian Arya Daru Dihentikan Polisi, Keluarga Pertanyakan Transparansi Penyelidikan

10 Januari 2026 - 11:19 WITA

Kejati Sulsel Tangkap Jaksa Gadungan dan Oknum PPPK BPBPK dalam OTT

10 Januari 2026 - 11:10 WITA

Mantan Kajari Bekasi Eddy Sumarman Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara

9 Januari 2026 - 23:41 WITA

KPK Dalami Aliran Uang dari Ade Kuswara Kunang ke Wakil Ketua DPRD Bekasi

9 Januari 2026 - 22:54 WITA

Trending di News