Menu

Mode Gelap

News · 27 Okt 2025 23:56 WITA

KCIC Respon KPK yang Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh)


 KCIC Respon KPK yang Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) merespons langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tengah menyelidiki dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) alias Whoosh. Melalui pernyataan resminya, General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengungkapkan bahwa pihaknya menghormati semua proses hukum yang dilakukan oleh KPK.

“KCIC akan menghormati semua proses KPK,” kata Eva Chairunisa saat dikonfirmasi wartawan, Senin (27/10/2025).

Namun, Eva enggan memberikan informasi lebih lanjut mengenai kasus ini dan menyarankan untuk mencari keterangan lebih lanjut melalui KPK.

“Untuk informasi lainnya satu pintu di KPK ya,” tambah Eva.

KPK Telah Lakukan Penyidikan Sejak Awal 2025

Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa KPK sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan penyimpangan dalam pengadaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Penyidikan ini dimulai pada awal tahun 2025, namun Budi menyatakan bahwa konstruksi perkaranya masih dalam tahap awal dan belum dapat dijelaskan lebih rinci.

READ  Tujuh Orang Terjaring OTT KPK di Ponorogo Diterbangkan ke Jakarta, Termasuk Bupati Sugiri Sancoko

“Ya benar, jadi perkara tersebut saat ini sedang dalam tahap penyelidikan di KPK,” ujar Budi Prasetyo, Senin (26/10/2025).

Budi juga menekankan bahwa karena kasus ini masih dalam penyelidikan, informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus belum bisa disampaikan secara rinci.

“Sehingga karena memang masih di tahap penyelidikan, informasi detail terkait dengan progres atau perkembangan perkaranya, belum bisa kami sampaikan secara rinci,” jelas Budi.

Pencarian Keterangan dan Imbauan kepada Masyarakat

KPK saat ini sedang mendalami dugaan korupsi yang terkait dengan pengadaan dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Budi juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait dugaan rasuah ini untuk segera menyampaikannya kepada pihak KPK guna membantu pengungkapan kasus lebih lanjut.

“Jadi memang ini masih terus berprogres dalam proses penyelidikan. Secara umum tentu tim terus melakukan pencarian keterangan-keterangan yang dibutuhkan untuk membantu dalam mengungkap perkara ini,” ungkap Budi Prasetyo.

READ  Said Abdullah: Wajar Jika Utang Proyek Whoosh Jadi Tanggung Jawab Danantara, Bukan APBN

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) merupakan salah satu mega proyek infrastruktur yang menghubungkan Jakarta dengan Bandung menggunakan kereta cepat. Proyek ini dikerjakan oleh konsorsium yang terdiri dari perusahaan Indonesia, yaitu PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan perusahaan asal China, China Railway International Corporation (CRIC), dengan nama perusahaan PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC).

Namun, proyek yang sudah lama menjadi sorotan publik ini kini terjebak dalam kontroversi. Beberapa pihak menduga adanya potensi penyimpangan dalam hal pengadaan dan pengelolaan dana proyek tersebut.

Kontroversi Seputar Proyek

Sejak dimulainya konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung, proyek ini telah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari masalah pendanaan, perizinan, hingga isu lingkungan. Keterlibatan pihak asing, yakni China, juga menjadi sorotan dalam hal transparansi dan akuntabilitas pengelolaan proyek.

READ  KPK Resmi Tahan Ketua Kadin Kaltim Dayang Donna Walfiaries Tania Terkait Suap IUP

Berdasarkan informasi yang berkembang, KPK telah melakukan investigasi awal terhadap dugaan korupsi yang melibatkan beberapa pihak yang terlibat dalam proses pengadaan untuk proyek ini. Meski demikian, KPK menegaskan bahwa penyelidikan ini masih dalam tahap awal dan pihaknya sedang mengumpulkan berbagai keterangan untuk memastikan apakah ada praktik korupsi yang terjadi.

Harapan KPK dan Respons Masyarakat

KPK berharap agar masyarakat tidak hanya berhati-hati terhadap penyelewengan yang mungkin terjadi, tetapi juga aktif memberikan informasi yang dapat mempercepat pengungkapan kebenaran terkait proyek besar ini. Pihak KPK terus berupaya untuk memastikan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan profesional.

Sementara itu, KCIC memilih untuk mengikuti proses hukum yang ada dan berharap agar setiap tahapan dalam penyelidikan dapat berjalan dengan baik dan transparan.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional