Menu

Mode Gelap

News · 13 Sep 2025 18:38 WITA

Kepala BNN Suyudi Ario Seto Tekankan Soliditas, Integritas, dan Sinergitas dalam Perangi Narkoba


 Kepala BNN Suyudi Ario Seto Tekankan Soliditas, Integritas, dan Sinergitas dalam Perangi Narkoba Perbesar

SOALINDONESIA–BOGOR Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Suyudi Ario Seto, menegaskan pentingnya soliditas seluruh jajaran dalam melaksanakan tugas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Indonesia.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam kegiatan Commander Wish yang diikuti pejabat tinggi madya dan pratama BNN pusat maupun daerah di GOR Balai Besar Rehabilitasi BNN, Lido, Jawa Barat, Minggu (13/9/2025).

“Kita harus memiliki semangat yang sama. Soliditas harus menjadi pedoman kita. Kita harus solid, harus kuat, dan jangan mudah rapuh. Kita harus tahan uji, tahan banting. Memang tidak mudah, tetapi pasti bisa,” tegas Suyudi.

READ  Kepala Desa Aek Nabara Ditahan Karena Dugaan Korupsi Dana Desa Rp 486 Juta

Tiga Pilar: Soliditas, Integritas, dan Sinergitas

Selain soliditas, Suyudi juga menekankan integritas sebagai fondasi utama yang harus tercermin dalam setiap sikap dan keputusan insan BNN. Sementara sinergitas dinilai penting agar seluruh lini organisasi bergerak seirama, saling mendukung, dan menjalin kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, ketiga nilai ini akan menopang misi besar BNN dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

Tiga Misi Utama BNN

Dalam arahannya, Suyudi memaparkan kebijakan strategis BNN yang terbagi ke dalam tiga misi utama:

1. Meningkatkan rasa aman melalui kebijakan pencegahan dan pemberantasan narkotika yang berkualitas.

READ  KPK Rencanakan Limpahkan Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Google Cloud Kemendikbudristek ke Kejaksaan Agung

2. Memperkuat rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba.

3. Mendorong tata kelola kelembagaan yang responsif melalui kolaborasi lintas sektor dan transformasi digital.

“Ketiga misi ini menjadi pijakan utama BNN untuk mewujudkan visi besar: bersih narkoba untuk SDM unggul, bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Program Prioritas dan Quick Win 100 Hari

Untuk mendukung visi tersebut, BNN telah merumuskan sejumlah program prioritas, di antaranya:

Pemberdayaan masyarakat miskin terdampak narkoba.

Rehabilitasi rawat jalan yang akuntabel.

Pemberantasan berbasis teknologi.

Transformasi digital kelembagaan.

Suyudi juga meluncurkan Program Quick Win 100 Hari yang disebut sebagai pengganda dampak setiap inisiatif sekaligus indikator awal keberhasilan kepemimpinannya.

READ  Mardiono Harap Tak Ada Gugatan Usai SK Kepengurusan PPP Disahkan Kemenkumham

War on Drugs for Humanity

Suyudi menegaskan BNN akan mengusung strategi War on Drugs for Humanity. Pendekatan ini mengedepankan sikap tegas tanpa kompromi terhadap bandar narkoba dan jaringan peredaran gelap, namun tetap menjunjung nilai kemanusiaan dengan memberi ruang rehabilitasi bagi penyalahguna.

“Dengan strategi yang terarah dan komitmen tinggi seluruh jajaran, BNN optimistis dapat memperkuat P4GN dan mewujudkan Indonesia Bersinar,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat, Kakortastipidkor hingga Kapolres Berganti

28 Februari 2026 - 21:16 WITA

Dirtipidnarkoba Bareskrim: Eks Kapolres Bima Kota Diduga Terima “Uang Keamanan” dari Bandar Narkoba

28 Februari 2026 - 20:57 WITA

Seskab Tegaskan Anggaran Pendidikan 2026 Rp769,1 Triliun Disepakati Pemerintah dan DPR, MBG Tak Kurangi Program Sekolah

28 Februari 2026 - 20:49 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina

28 Februari 2026 - 20:34 WITA

BGN Luruskan Informasi Alokasi Dana MBG, Rp500 Juta per 12 Hari untuk Setiap SPPG

28 Februari 2026 - 20:21 WITA

Trending di News