Menu

Mode Gelap

News · 14 Okt 2025 15:38 WITA

Lifting Minyak Nasional Lampaui Target APBN 2025, Bahlil: Sudah Tembus 619 Ribu Barel per Hari


 Lifting Minyak Nasional Lampaui Target APBN 2025, Bahlil: Sudah Tembus 619 Ribu Barel per Hari Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan capaian lifting minyak bumi nasional telah melampaui target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 per awal Oktober 2025.

Dalam APBN 2025, pemerintah menargetkan lifting minyak nasional sebesar 605 ribu barel per hari (bopd). Namun, berdasarkan laporan terbaru Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), realisasi lifting per September–Oktober 2025 mencapai 619 ribu bopd.

“Laporan dari Kepala SKK Migas ke saya per kemarin, di bulan September–Oktober itu bisa sampai dengan 619 ribu barel per day,” ungkap Bahlil dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian ESDM dan BPS, di Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Capaian Kumulatif Januari–Oktober Lampaui Target

READ  Said Abdullah: Wajar Jika Utang Proyek Whoosh Jadi Tanggung Jawab Danantara, Bukan APBN

Bahlil menambahkan, secara kumulatif periode Januari hingga awal Oktober 2025, rata-rata lifting minyak nasional telah mencapai 605–607 ribu bopd. Angka ini melampaui target APBN dan menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan realisasi tahun 2024 yang hanya 580 ribu bopd.

“Angka kumulatifnya dari Januari sampai dengan Oktober kemarin tanggal 5, sudah rata-rata mencapai 605 ribu sampai 607 ribu barel per day,” jelasnya.

Dengan capaian tersebut, Bahlil optimistis realisasi lifting minyak bumi hingga akhir 2025 tidak hanya akan mencapai, tetapi bahkan berpotensi melampaui target APBN 2025.

“Kita cukup optimis karena tren produksinya terus naik dan beberapa lapangan migas utama menunjukkan performa yang stabil,” tambahnya.

Realisasi Semester I 2025 Sudah 95,5 Persen dari Target

Sebelumnya, SKK Migas mencatat realisasi lifting minyak sepanjang Januari–Juni 2025 (semester I) mencapai 578 ribu barel per hari (bopd). Angka tersebut sudah mencapai 95,5 persen dari target APBN 2025 dan lebih tinggi dibanding periode yang sama pada 2024.

READ  Presiden Prabowo Terbitkan Surat Rehabilitasi untuk Eks Dirut PT ASDP Ira Puspadewi

Sementara itu, untuk sektor gas bumi, penyaluran gas (salur gas) hingga semester I 2025 mencapai 5.483 juta kaki kubik per hari (mmscfd), atau 97,4 persen dari target APBN 2025 yang sebesar 5.628 mmscfd.

Capaian tersebut menunjukkan tren positif dalam upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus memperbaiki kinerja sektor hulu migas yang selama ini menjadi salah satu penyumbang utama penerimaan negara.

Dorong Efisiensi dan Data Terintegrasi

Selain membahas capaian lifting minyak, Bahlil juga menyinggung pentingnya sinergi data antara Kementerian ESDM dan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam meningkatkan akurasi perencanaan energi nasional.

READ  JRW–Annur Kembali Berangkatkan 81 Jamaah Umrah, Prioritaskan Pelayanan Prima

Melalui kerja sama tersebut, pemerintah berharap data produksi, lifting, serta konsumsi energi dapat lebih terintegrasi sehingga kebijakan di sektor energi menjadi lebih efisien dan tepat sasaran.

“Kolaborasi dengan BPS ini akan membantu kita dalam menyusun kebijakan energi berbasis data yang valid dan real-time,” tutur Bahlil.

Optimisme Menuju Target 2030

Pemerintah tetap berkomitmen untuk meningkatkan produksi minyak nasional hingga 1 juta barel per hari pada 2030. Bahlil menegaskan, capaian positif di 2025 menjadi sinyal bahwa arah kebijakan migas nasional berjalan sesuai jalur.

“Kalau konsistensi dan dukungan investasi tetap terjaga, target 1 juta barel per hari di tahun 2030 itu sangat mungkin dicapai,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Terkait Money Changer dan Isi Brankas di Sentul

18 Juli 2026 - 00:51 WITA

Kuasa Hukum Don Ritto Sebut Rumah Sentul Milik Febrie Dipinjam untuk Operasional Yayasan

18 Juli 2026 - 00:36 WITA

Komisi IX DPR Minta BGN Fokus Benahi Tata Kelola dan Tuntaskan Persoalan Program MBG

18 Juli 2026 - 00:16 WITA

Ketum PPP Dorong Perempuan Dapat Porsi Lebih Besar di Organisasi dan Pemerintahan

17 Juli 2026 - 22:12 WITA

Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung Usai Dilimpahkan Polda Metro Jaya

17 Juli 2026 - 21:43 WITA

OJK Cabut Izin Usaha BPRS Hasanah Mandiri, Dana Nasabah Dijamin LPS

17 Juli 2026 - 17:38 WITA

Trending di News