Menu

Mode Gelap

News · 5 Nov 2025 23:00 WITA

Polisi Tetapkan Enam Tersangka dalam Demo Pemakzulan Bupati Pati Sudewo


 Polisi Tetapkan Enam Tersangka dalam Demo Pemakzulan Bupati Pati Sudewo Perbesar

SOALINDONESIA–SEMARANG Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) menetapkan enam orang sebagai tersangka terkait rangkaian aksi demonstrasi pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, yang berlangsung sejak 13 Agustus hingga awal Oktober 2025. Dalam aksi tersebut, massa melakukan perusakan kendaraan dinas, penganiayaan terhadap anggota Polri, dan pengeroyokan terhadap warga sipil.

Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Latif Usman, mengatakan salah satu tersangka berinisial M (37), warga Kecamatan Tlogowungu, Pati, ditangkap atas dugaan perusakan kendaraan operasional milik Polri.

“Tersangka terbukti melakukan kekerasan terhadap kendaraan operasional Polri,” kata Latif dalam konferensi pers di Mapolda Jateng, Rabu (5/11/2025).

Atas perbuatannya, M dijerat dengan Pasal 170 KUHP, Pasal 187 ayat (1) e KUHP, dan Pasal 406 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

READ  Dirut BPJS Kesehatan: Orang Miskin Dilarang Bayar Kalau Jadi Peserta Aktif

Tiga Tersangka Penganiayaan Anggota Polisi

Selain M, polisi juga menetapkan tiga orang tersangka lainnya dalam kasus penganiayaan terhadap anggota Polri yang bertugas mengamankan jalannya aksi. Mereka adalah MP (46), TA (35), dan AS (34), ketiganya warga Kabupaten Pati.

Menurut Latif, ketiga pelaku terekam dalam video amatir melakukan penjegalan dan pemukulan terhadap petugas kepolisian di tengah kericuhan.

“Mereka dijerat Pasal 170 KUHP dan Pasal 351 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” ujarnya.

Dua Warga Ditangkap karena Pengeroyokan

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio, menambahkan dua warga lainnya, yakni AJ (43) dan SU (43), juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap warga sipil bernama Teguh Istiyanto, salah satu pentolan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

READ  KPK Ungkap Kaitan Tersangka Suap Pengadaan Katalis Pertamina Chrisna Damayanto dengan Riza Chalid

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di depan kantor DPRD Kabupaten Pati saat massa aksi melakukan demonstrasi menuntut pemakzulan Bupati Sudewo.

“Teguh kini juga sedang ditahan di Rutan Polda karena terlibat kasus pemblokiran jalan Pantura,” jelas Dwi.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk pakaian yang digunakan pelaku saat kejadian serta telepon genggam yang diduga digunakan untuk berkoordinasi selama aksi berlangsung.

“Kami berkomitmen mengusut tuntas kasus ini. Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat,” tegas Dwi Subagio.

Imbauan untuk Aksi Damai

READ  Polda Metro Jaya Tetapkan 6 Tersangka Kasus Penghasutan Demo Akhir Agustus

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, dalam kesempatan yang sama mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan menyampaikan aspirasi secara damai.

“Silakan menyampaikan pendapat di muka umum, tetapi lakukan dengan cara yang tertib dan sesuai aturan hukum,” ujarnya.

Polda Jateng memastikan proses hukum terhadap para tersangka berjalan secara profesional dan transparan, sekaligus menegaskan bahwa tindakan anarkistis dalam bentuk apa pun tidak akan ditoleransi.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional