Menu

Mode Gelap

Kriminal · 5 Des 2025 03:24 WITA

Viral Pria Diduga Pelaku Pemerkosaan Difabel Diseret dan Dihakimi Massa di Gowa, Polisi Lakukan Penyelidikan


 Viral Pria Diduga Pelaku Pemerkosaan Difabel Diseret dan Dihakimi Massa di Gowa, Polisi Lakukan Penyelidikan Perbesar

SOALINDONESIA–GOWA Media sosial dihebohkan dengan beredarnya sejumlah video yang menunjukkan seorang pria—diduga bernama Ali—dianiaya oleh warga Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Dalam video tersebut, Ali tampak diseret oleh massa dengan kaki terikat ke sepeda motor.

Rekaman video dan foto yang beredar menunjukkan kondisi Ali sangat memprihatinkan. Tubuhnya tampak penuh luka, diduga akibat terkena senjata tajam. Massa juga terlihat menyeretnya keliling kampung sebelum ia akhirnya diserahkan dalam kondisi terluka parah.

Menurut informasi yang beredar, Ali diduga melakukan pemerkosaan dan penganiayaan terhadap seorang wanita difabel di salah satu desa di wilayah Tompobulu. Warga yang tidak terima kemudian menangkap dan menghakiminya.

READ  KPK Tegaskan Belum Temukan Keterlibatan Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam Korupsi Proyek Jalan

Polisi Benarkan Peristiwa, Lakukan Penyelidikan

Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaeman, membenarkan insiden tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak menuju lokasi begitu menerima laporan adanya aksi penghakiman massa.

“Dapat kami sampaikan bahwa memang beredar beberapa video terkait dugaan penganiayaan terhadap seseorang. Terkait hal tersebut, kami sudah berkoordinasi dengan Polsek Tompobulu,” ujar Aldy, Kamis (4/11).

Aldy menjelaskan bahwa insiden terjadi pada Rabu (3/11), ketika Ali—yang dicurigai sebagai pelaku pemerkosaan terhadap wanita difabel—ditangkap warga dan kemudian dihakimi.

“Berdasarkan informasi awal, dia diduga menjadi korban penganiayaan karena sebelumnya melakukan pemerkosaan,” jelasnya.

READ  Babyproofing Made Easy At Home and On the Go

Situasi Mulai Kondusif, Polisi Kerahkan Tim Lengkap

Kapolres menyampaikan bahwa situasi di lokasi kini berangsur kondusif. Pihak kepolisian telah menurunkan sejumlah personel dari berbagai satuan untuk melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.

“Personel yang dilibatkan antara lain tim kesehatan dari Dokkes Polres Gowa untuk keperluan visum, Sat Samapta, Sat Reskrim, Sat Intelkam, serta Sat Binmas. Kami juga telah berkoordinasi dengan tim Dokpol Polda Sulsel,” kata Aldy.

Pihak kepolisian kini fokus mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa kondisi korban penganiayaan, serta mendalami dugaan kejahatan seksual yang memicu amarah warga.

READ  Penahanan Briptu Rizka Sintiyani Dipertanyakan, Pengacara Sebut Tak Berdasar Alat Bukti Sah
Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional