Menu

Mode Gelap

News · 23 Nov 2025 17:16 WITA

Banjir Rob Genangi Kabupaten Kepulauan Seribu, Lima RT Terdampak


 Banjir Rob Genangi Kabupaten Kepulauan Seribu, Lima RT Terdampak Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Banjir rob kembali menggenangi wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada Minggu (23/11/2025) siang. Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak lima Rukun Tetangga (RT) terdampak, tersebar di dua kecamatan.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan satu RT di Kelurahan Pulau Harapan terendam banjir rob setinggi 15 sentimeter. Saat ini, wilayah tersebut masih dalam penanganan petugas.

“Lima RT tersebut ada di dua kecamatan yang ada di daerah setempat,” kata Yohan, dikutip dari Antara, Minggu (23/11/2025).

READ  Ratusan Warga Pati Demo di KPK, Desak Bupati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Korupsi Jalur KA

Selain itu, tiga RT terdampak di Kelurahan Pulau Pari dan satu RT di Kelurahan Pulau Pari yang masuk Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, dengan ketinggian air mencapai sekitar 10 sentimeter. Semua wilayah masih dalam proses penanganan.

BPBD Turunkan Personel dan Koordinasi Lintas Dinas

Menanggapi kondisi ini, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor genangan di setiap wilayah terdampak. Selain itu, koordinasi dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan air dan memastikan fungsi tali-tali air berjalan optimal.

READ  Tom Lembong Hadiri Pemeriksaan di Komisi Yudisial, Laporkan Majelis Hakim Tipikor Jakarta

Koordinasi juga melibatkan lurah dan camat setempat, termasuk penyiapan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Yohan menargetkan genangan akan segera surut.

“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” kata Yohan.

Warga Diminta Waspada

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan di wilayah pesisir. Dalam keadaan darurat, warga disarankan menghubungi nomor telepon 112 yang beroperasi 24 jam.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok telah mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir atau rob yang diprediksi terjadi sejak 18 hingga 26 November 2025.

READ  Resmob Polda Sulsel Ringkus Terduga Pencuri Ponsel di Ujung Tanah Makassar

Fenomena ini disebabkan pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase bulan baru, sehingga meningkatkan potensi ketinggian pasang air laut maksimum. Kondisi ini memicu kenaikan status Siaga/Siaga 1 di Pintu Air Pasar Ikan pada Minggu (23/11) pukul 10.00 WIB, yang berimbas pada beberapa genangan di wilayah pesisir Jakarta utara.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat, Kakortastipidkor hingga Kapolres Berganti

28 Februari 2026 - 21:16 WITA

Dirtipidnarkoba Bareskrim: Eks Kapolres Bima Kota Diduga Terima “Uang Keamanan” dari Bandar Narkoba

28 Februari 2026 - 20:57 WITA

Seskab Tegaskan Anggaran Pendidikan 2026 Rp769,1 Triliun Disepakati Pemerintah dan DPR, MBG Tak Kurangi Program Sekolah

28 Februari 2026 - 20:49 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina

28 Februari 2026 - 20:34 WITA

BGN Luruskan Informasi Alokasi Dana MBG, Rp500 Juta per 12 Hari untuk Setiap SPPG

28 Februari 2026 - 20:21 WITA

Trending di News