Menu

Mode Gelap

News · 26 Okt 2025 11:59 WITA

Banjir Masih Genangi Jalan Raya Kaligawe Semarang, Lalin Macet dan Dialihkan ke Jalur Alternatif


 Banjir Masih Genangi Jalan Raya Kaligawe Semarang, Lalin Macet dan Dialihkan ke Jalur Alternatif Perbesar

SOALINDONESIA–SEMARANG Banjir masih menggenangi Jalan Raya Kaligawe, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (26/10/2025). Genangan air setinggi 50 hingga 60 sentimeter masih terlihat di sekitar KM 5, tepatnya di depan RSI Sultan Agung. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Semarang menuju Demak dan sebaliknya mengalami ketersendatan cukup parah sejak pagi hari.

“Masih banjir, sudah agak surut dibanding kemarin. Tapi di beberapa titik masih ada yang ketinggiannya 60–70 cm,” ujar seorang petugas kepolisian dari Polsek Genuk, Minggu (26/10).

Lalu Lintas Tersendat, Polisi Terapkan Rekayasa Arus

Kondisi genangan air yang belum sepenuhnya surut menyebabkan kendaraan, terutama mobil kecil dan sepeda motor, kesulitan melintas di kawasan tersebut. Beberapa kendaraan bahkan tampak mogok di tengah jalan, memperparah kemacetan yang terjadi sejak dini hari.

READ  Jumlah Laporan Melonjak, Menkeu Purbaya Ungkap 28 Ribu Aduan Masuk ke WhatsApp “Lapor Pak Purbaya”

Untuk mengurai kemacetan, petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan Kota Semarang melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan sebagian arus kendaraan ke jalur alternatif.

“Sebagian arus kendaraan telah dialihkan melalui Jalan Wolter Monginsidi, sementara kendaraan dari arah Semarang ke Demak dialihkan melalui jalur Pedurungan untuk mengurangi kepadatan,” jelas petugas tersebut.

Kendaraan pribadi dan truk kecil diimbau tidak melintasi Jalan Kaligawe hingga air benar-benar surut. “Berisiko mogok, terutama untuk kendaraan dengan ground clearance rendah,” tambahnya.

Banjir Akibat Pasang dan Curah Hujan Tinggi

Banjir yang melanda kawasan Kaligawe kali ini diduga akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir serta pasang air laut (rob) yang memperparah genangan. Kondisi ini merupakan fenomena rutin yang kerap terjadi di kawasan pesisir timur Semarang setiap musim hujan.

READ  KPK Pastikan Tak Khawatir Revisi KUHAP, Dapat Pengecualian dalam Penindakan

Genangan di Jalan Kaligawe menjadi salah satu titik langganan banjir karena posisinya yang lebih rendah dibanding wilayah sekitarnya serta sistem drainase yang belum optimal.

Aktivitas Warga dan Logistik Terganggu

Selain menghambat arus kendaraan, banjir juga mengganggu aktivitas warga dan distribusi logistik ke arah Demak dan Kudus. Banyak truk pengangkut barang terpaksa menunda perjalanan karena genangan cukup tinggi di beberapa titik.

Beberapa warga sekitar Kaligawe terlihat membantu pengendara yang terjebak banjir dengan mendorong kendaraan mogok ke tepi jalan. “Airnya deras dan cukup tinggi, kalau dipaksa lewat bisa mogok,” ujar Dwi, salah satu warga sekitar.

READ  Kementerian ESDM Tegaskan BBM Bobibos Belum Bersertifikat, Proses Uji Masih Berjalan di Lemigas

Pemkot Semarang Pantau dan Siagakan Tim Evakuasi

Pemerintah Kota Semarang melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) telah menurunkan sejumlah tim untuk memantau situasi di lapangan dan menyiagakan perahu karet serta pompa portabel untuk mempercepat penyedotan air.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas terkait untuk memastikan situasi tetap terkendali. Fokus utama kami adalah keselamatan warga dan kelancaran lalu lintas,” ujar Kepala BPBD Kota Semarang.

Hingga berita ini diturunkan, hujan dengan intensitas ringan masih mengguyur sebagian wilayah timur Kota Semarang. Petugas mengimbau pengendara untuk menghindari Jalur Kaligawe sementara waktu dan memilih rute alternatif hingga kondisi benar-benar aman.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Terkait Money Changer dan Isi Brankas di Sentul

18 Juli 2026 - 00:51 WITA

Kuasa Hukum Don Ritto Sebut Rumah Sentul Milik Febrie Dipinjam untuk Operasional Yayasan

18 Juli 2026 - 00:36 WITA

Komisi IX DPR Minta BGN Fokus Benahi Tata Kelola dan Tuntaskan Persoalan Program MBG

18 Juli 2026 - 00:16 WITA

Ketum PPP Dorong Perempuan Dapat Porsi Lebih Besar di Organisasi dan Pemerintahan

17 Juli 2026 - 22:12 WITA

Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung Usai Dilimpahkan Polda Metro Jaya

17 Juli 2026 - 21:43 WITA

OJK Cabut Izin Usaha BPRS Hasanah Mandiri, Dana Nasabah Dijamin LPS

17 Juli 2026 - 17:38 WITA

Trending di News