Menu

Mode Gelap

News · 30 Okt 2025 16:54 WITA

BGN Kejar Target 82,9 Juta Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis di 2025


 BGN Kejar Target 82,9 Juta Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis di 2025 Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut Presiden Prabowo Subianto memaklumi apabila realisasi penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mencapai target 82,9 juta orang hingga akhir tahun 2025.

Meski begitu, Dadan menegaskan BGN akan memanfaatkan sisa waktu dua bulan terakhir untuk mengejar target tersebut.

“Kita akan kejar di dua bulan terakhir ini agar bisa tercapai 82,9 juta. Dan Pak Presiden akan mengapresiasi itu meskipun akan memaklumi kalau misalnya katakanlah 75 juta bisa tercapai,” ujar Dadan dikutip dari siaran pers, Kamis (30/10/2025).

READ  Menaker Yassierli Pastikan Gaji Magang Fresh Graduate Dibayar Langsung, Setara UMP

“Kita kejar terus target sampai akhir tahun mudah-mudahan 82,9 juta (penerima manfaat) bisa kita layani di akhir tahun,” sambungnya.

Jumlah Penerima Manfaat dan Satuan Pelayanan Gizi

Dadan melaporkan hingga kini terdapat 13.514 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program MBG saat ini telah menjangkau 40 juta penerima manfaat.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah laporkan ada 13.514 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang tersebar di 38 provinsi, 509 kabupaten, dan 7.022 kecamatan dan berpotensi melayani 39,5 juta. Insyaallah akhir bulan ini mungkin kita sudah akan melayani 40 juta,” jelas Dadan.

READ  Kepala BGN Ungkap Banyak SPPG Belum Miliki Sanitasi Baik, Diduga Jadi Penyebab Keracunan MBG

SPPG ini diharapkan terus bertambah sehingga program MBG dapat mencakup seluruh target penerima manfaat.

Penyerapan Anggaran MBG Sudah 50 Persen

Terkait penyerapan anggaran, Dadan menyebut program MBG hingga kini telah menyerap Rp35,6 triliun, atau sekitar 50,1 persen dari total anggaran yang dialokasikan negara kepada BGN.

“Hari ini penyerapan makan bergizi sudah mencapai 35,6 triliun, sudah mencakup 50,1 persen,” ujarnya.

Dadan optimistis, target akhir tahun 82,9 juta penerima manfaat dapat tercapai. Peningkatan jumlah SPPG setiap hari menjadi salah satu faktor yang mendukung pencapaian target ini.

READ  Menhukham Supratman Larang Pangan Impor di Lingkungan Kementerian Hukum, Dorong Produk Lokal

“Seperti diketahui kita bisa menghasilkan SPPG baru setiap hari sekitar 200 dan itu berpotensi melayani 600 ribu penerima manfaat setiap hari,” ucapnya.

Optimisme BGN Capai Target

Dengan percepatan pembangunan SPPG di berbagai provinsi, BGN berharap layanan MBG tidak hanya menjangkau jumlah penerima yang ditargetkan, tetapi juga menjamin kualitas gizi bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

“Kita terus bekerja keras agar setiap warga bisa merasakan manfaat makan bergizi, sehingga program ini benar-benar memberi dampak positif bagi kesehatan masyarakat,” tutup Dadan.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Terkait Money Changer dan Isi Brankas di Sentul

18 Juli 2026 - 00:51 WITA

Kuasa Hukum Don Ritto Sebut Rumah Sentul Milik Febrie Dipinjam untuk Operasional Yayasan

18 Juli 2026 - 00:36 WITA

Komisi IX DPR Minta BGN Fokus Benahi Tata Kelola dan Tuntaskan Persoalan Program MBG

18 Juli 2026 - 00:16 WITA

Ketum PPP Dorong Perempuan Dapat Porsi Lebih Besar di Organisasi dan Pemerintahan

17 Juli 2026 - 22:12 WITA

Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung Usai Dilimpahkan Polda Metro Jaya

17 Juli 2026 - 21:43 WITA

OJK Cabut Izin Usaha BPRS Hasanah Mandiri, Dana Nasabah Dijamin LPS

17 Juli 2026 - 17:38 WITA

Trending di News