Menu

Mode Gelap

News · 4 Mei 2026 13:35 WITA

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia


 BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia Perbesar

Soalindonesia–JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap potensi gelombang tinggi hingga mencapai 4 meter di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada periode 4–7 Mei 2026.

Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, menjelaskan kondisi tersebut dipicu oleh pola angin di wilayah selatan Indonesia yang bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan mencapai 25 knot.

“Potensi gelombang tinggi di kisaran 2,50 hingga 4,0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, dan Samudra Hindia selatan Jawa Tengah,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

READ  Presiden Prabowo Subianto Lantik Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Periode 2025-2030

Menurut BMKG, kondisi ini berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, khususnya bagi perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal feri.

BMKG menetapkan ambang batas kewaspadaan, di antaranya perahu nelayan berisiko jika kecepatan angin melebihi 15 knot dengan gelombang di atas 1,25 meter. Sementara kapal tongkang berisiko pada angin di atas 16 knot dan gelombang lebih dari 1,5 meter.

Adapun kapal feri diimbau waspada jika kecepatan angin melampaui 21 knot dengan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Selain wilayah dengan gelombang tinggi, BMKG juga memetakan potensi gelombang sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan lain, seperti Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh hingga Mentawai, serta kawasan Laut Flores, Laut Banda, dan Laut Arafuru.

READ  Banjir Bandang dan Longsor Terjang Cisolok Sukabumi, Puluhan Warga Dievakuasi Selamat

Eko mengimbau masyarakat pesisir dan para pelaku aktivitas laut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi tersebut.

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir agar tetap waspada,” katanya.

BMKG juga meminta operator kapal dan nelayan tidak memaksakan pelayaran jika kondisi cuaca tidak memungkinkan. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca maritim melalui kanal resmi BMKG guna menghindari risiko kecelakaan laut.

Peringatan dini ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi seluruh pihak dalam menjaga keselamatan selama beraktivitas di wilayah perairan Indonesia.

READ  Perdana Muncul ke Publik, Eko Patrio Datangi Polda Metro Jaya Usai Rumah Dijarah
Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Polisi Tetapkan 4 Tersangka Pembunuhan Lansia di Pekanbaru, Terancam Hukuman Mati

4 Mei 2026 - 14:42 WITA

Wakil Ketua Komisi X DPR Usul Reformasi Total Tata Kelola Guru, Minta Skema PPPK Dihapus

4 Mei 2026 - 14:34 WITA

Polisi Lanjutkan Pemeriksaan Saksi Kasus Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi

4 Mei 2026 - 13:50 WITA

Dua Eks Pejabat Pertamina Hadapi Vonis Kasus LNG Hari Ini di Tipikor Jakarta

4 Mei 2026 - 13:43 WITA

Bunyamin Yapid Bekali 361 CJH Sidrap, Tekankan Kesiapan Ilmu, Mental, dan Fisik

4 Mei 2026 - 11:16 WITA

Hasto Tegaskan Kedaulatan Rakyat Harus Jadi Dasar Pembahasan RUU Pemilu

3 Mei 2026 - 17:28 WITA

Trending di News