Menu

Mode Gelap

News · 23 Agu 2025 19:36 WITA

ICW Desak KPK Bongkar Jaringan Korupsi di Kementerian Ketenagakerjaan


 ICW Desak KPK Bongkar Jaringan Korupsi di Kementerian Ketenagakerjaan Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Indonesia Corruption Watch (ICW) mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak berhenti hanya pada penetapan tersangka terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer dan 10 orang lainnya.

ICW menilai kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) harus dibongkar secara menyeluruh.

Koordinator Divisi Pelayanan Publik ICW, Almas Sjafrina menegaskan, KPK perlu menelusuri lebih jauh praktik korupsi di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) serta berani menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang.

“OTT yang KPK lakukan perlu disertai upaya membongkar tuntas jaringan korupsi di Kemnaker dan tidak ragu untuk menerapkan pasal pencucian uang, terlebih mengingat kasus ini disebut sudah menahun dan ada dugaan uang dimanfaatkan untuk penyertaan modal kepada PJK3,” ujar Almas, Sabtu (23/8/2025).

READ  Kakanwil Kemenhaj Sulsel Puji Kinerja Annur Travel, Jamaah Terbanyak se-Sulsel

Almas menilai keterlibatan Immanuel Ebenezer, yang baru menjabat kurang dari setahun, menjadi tamparan keras bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. “Pemberantasan korupsi tidak cukup dengan janji manis, tetapi aksi nyata seperti menimbang rekam jejak, kompetensi, dan integritas jajaran kabinet,” tegasnya.

Kemnaker Dinilai Tak Pernah Belajar

ICW juga mengingatkan, dugaan korupsi di Kemnaker bukanlah hal baru. Kasus Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) serta korupsi sistem proteksi pekerja migran pada 2024 yang merugikan negara Rp17,6 miliar menjadi catatan hitam lembaga tersebut.

“Artinya, penindakan yang dilakukan penegak hukum tidak membuat institusi ini berbenah dan memperkuat upaya pencegahan korupsi,” kata Almas.

READ  Amuk Massa di Rumah Ahmad Sahroni, Pagar Dijebol dan Mobil Mewah Hancur

Menurutnya, kasus Immanuel Ebenezer dan sejumlah tersangka lain mengindikasikan adanya permainan lama yang berlangsung sistemik. Salah satu yang disoroti ICW adalah peran Irvian Bobby Mahendro.

“Korupsi ini juga mengorbankan banyak pihak, baik PJK3 maupun buruh. Dengan membuka pengaduan pungutan atau pemerasan, Kemnaker pasti akan menerima banyak aduan,” jelas Almas.

ICW menekankan pentingnya KPK menelusuri kemungkinan keterlibatan pejabat pengawas internal Kemnaker hingga level menteri, baik pada periode saat ini maupun sebelumnya.

KPK Usut Aliran Dana ke Menteri dan Mantan Menteri

Sementara itu, KPK menyatakan tengah mendalami dugaan aliran dana hasil pemerasan pengurusan sertifikasi K3 ke pejabat tinggi, termasuk Menteri Ketenagakerjaan Yassierli hingga mantan Menaker Ida Fauziyah.

READ  KPK: Kerugian Negara Kasus Dugaan Korupsi Haji 2023–2024 Capai Rp1 Triliun Lebih

“Tentunya kami sedang mendalami,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (22/8/2025) malam.

Asep menambahkan, penyidik juga menelusuri dugaan aliran dana kepada staf khusus maupun mantan stafsus Menaker sejak 2019 hingga 2025. “Kami baru melakukan konfirmasi kepada orang-orang yang diamankan pada OTT Kamis malam, kemudian akan terus kami kembangkan,” ujarnya.

Kasus ini dipandang publik sebagai ujian serius bagi komitmen pemerintahan Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi, khususnya di sektor ketenagakerjaan yang menyangkut hajat hidup buruh dan tenaga kerja di Indonesia.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat, Kakortastipidkor hingga Kapolres Berganti

28 Februari 2026 - 21:16 WITA

Dirtipidnarkoba Bareskrim: Eks Kapolres Bima Kota Diduga Terima “Uang Keamanan” dari Bandar Narkoba

28 Februari 2026 - 20:57 WITA

Seskab Tegaskan Anggaran Pendidikan 2026 Rp769,1 Triliun Disepakati Pemerintah dan DPR, MBG Tak Kurangi Program Sekolah

28 Februari 2026 - 20:49 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina

28 Februari 2026 - 20:34 WITA

BGN Luruskan Informasi Alokasi Dana MBG, Rp500 Juta per 12 Hari untuk Setiap SPPG

28 Februari 2026 - 20:21 WITA

Trending di News