SOALINDONESIA—MAKASSAR – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Luwu Timur di tingkat regional. Perwakilan Luwu Timur, Aura Malaeka Putri Rizaldi, sukses dinobatkan sebagai Juara I Putera Puteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) 2026 pada malam Grand Final yang digelar di Aula Utama STIEM Bongaya, Makassar, Minggu (28/6/2026).
Kemenangan Aura menjadi catatan istimewa karena ia merupakan peserta termuda di antara seluruh finalis. Di usianya yang baru 13 tahun, Aura berhasil mengungguli puluhan kontestan lain yang sebagian besar merupakan pelajar tingkat SMA dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan maupun Sulawesi Barat.
Saat ini, Aura masih duduk di kelas I SMP dan menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Towuti, Kabupaten Luwu Timur. Meski usianya jauh lebih muda dibanding peserta lainnya, Aura mampu tampil percaya diri, cerdas, dan memiliki wawasan yang kuat tentang pengembangan ekonomi kreatif serta pemberdayaan UMKM.
Tidak hanya berhasil membawa pulang gelar tertinggi sebagai Duta Ekraf Sulselbar 2026, Aura juga meraih penghargaan Best Favorite, membuktikan bahwa dirinya tidak hanya memikat dewan juri, tetapi juga mendapatkan dukungan dan simpati besar dari masyarakat.
Prestasi tersebut semakin mengukuhkan semangat “Luwu Timur Juara”, tagline yang selama ini digaungkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi, inovatif, dan mampu bersaing di berbagai bidang.
Dengan penuh rasa syukur, Aura mengaku kemenangan yang diraihnya bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, melainkan dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Luwu Timur, khususnya para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM.
“Pencapaian ini saya persembahkan untuk Bumi Batara Guru dan tentu untuk seluruh pejuang UMKM yang ada di Luwu Timur. Semoga ini menjadi awal dari kebangkitan ekonomi kreatif dan UMKM di Luwu Timur, bahkan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat secara umum,” ujar Aura usai menerima penghargaan.
Sebagai Duta Ekraf Sulselbar 2026, Aura kini mengemban amanah yang lebih besar. Ia tidak hanya menjadi representasi Kabupaten Luwu Timur, tetapi juga akan menjadi wajah ekonomi kreatif bagi Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dalam berbagai kegiatan promosi, edukasi, hingga pengembangan sektor ekonomi kreatif.
Keberadaan Aura sebagai Duta Ekraf diyakini akan membuka peluang lebih luas bagi produk-produk UMKM Luwu Timur untuk semakin dikenal di tingkat regional maupun nasional. Sebelumnya, dalam tahapan presentasi karya, Aura berhasil mencuri perhatian dewan juri dengan memperkenalkan produk lokal Crispi Pangkilan, salah satu produk UMKM khas Luwu Timur yang mendapat apresiasi atas inovasi dan potensinya untuk berkembang.
Dalam waktu dekat, Aura akan kembali ke Luwu Timur untuk melaporkan secara langsung capaian tersebut kepada Bupati Luwu Timur sekaligus menyampaikan berbagai gagasan dan program yang akan dijalankannya selama mengemban amanah sebagai Duta Ekraf Sulselbar 2026.
Keberhasilan Aura menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Di tengah persaingan dengan peserta yang lebih senior dan berpengalaman, siswi kelas I SMP Negeri 1 Towuti itu mampu menunjukkan kualitas, keberanian, dan kecintaan terhadap daerahnya.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Luwu Timur untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani tampil di berbagai ajang prestasi. Kemenangan Aura sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi potensi ekonomi kreatif dan UMKM Bumi Batara Guru, sehingga semakin dikenal dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.











